Kabut Asap Memburuk, Siswa di Banda Aceh Belajar dari Rumah
Sekolah daring dilakukan untuk jenjang PAUD, TK, SD, dan SMP.
Red: Edwin Dwi Putranto
Pelajar SD Negeri 24 mengikuti pembelajaran jarak jauh di Banda Aceh, Aceh, Sabtu (17/10/2026). Kebijakan ini membuat siswa tetap dapat mengikuti kegiatan belajar meski kabut asap menyelimuti wilayah tersebut. (FOTO : ANTARA FOTO/Irwansyah Putra)
Pemerintah Kota Banda Aceh menerapkan sekolah daring bagi siswa jenjang PAUD, TK, SD, dan SMP. Kebijakan tersebut diambil menyusul memburuknya kualitas udara akibat kabut asap kiriman dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla). (FOTO : ANTARA FOTO/Irwansyah Putra)
Kabut asap karhutla menyebabkan kualitas udara di Banda Aceh memburuk selama tiga hari terakhir. Pembelajaran jarak jauh diterapkan untuk mengurangi paparan asap bagi siswa sekaligus memastikan kegiatan belajar tetap berlangsung selama kondisi udara belum membaik. (FOTO : ANTARA FOTO/Irwansyah Putra)
inline
REPUBLIKA.CO.ID, ACEH -- Pelajar SD Negeri 24 mengikuti pembelajaran jarak jauh pada Sabtu (17/10/2026), setelah pemerintah kota menerapkan sekolah daring untuk mengantisipasi dampak memburuknya kualitas udara akibat kabut asap kiriman.
Kebijakan tersebut berlaku bagi peserta didik jenjang PAUD, TK, SD, dan SMP. Pembelajaran jarak jauh diterapkan setelah kualitas udara memburuk selama tiga hari terakhir akibat kabut asap dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Langkah ini diambil agar kegiatan belajar tetap berjalan sekaligus mengurangi paparan asap bagi siswa.
sumber : Antara Foto