Senin 19 Oct 2026 22:30 WIB

Pemulihan Psikososial Bantu Siswa NTT Bangkit Setelah Gempa

Pendampingan psikososial diharapkan membantu anak-anak kembali merasa aman.

Red: Edwin Dwi Putranto

Siswa-siswa SD Negeri Inpres Nggorang mengikuti kegiatan pemulihan psikososial dari Plan Indonesia di Reok, Manggarai, NTT, Senin (19/10/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya membantu anak-anak menghadapi dampak gempa bumi melalui pendampingan yang mendukung pemulihan kondisi emosional mereka. (FOTO : ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra)

Relawan memberikan kegiatan pemulihan psikososial kepada siswa SD Negeri Inpres Nggorang di Reok, Manggarai, NTT, Senin (19/10/2026). Berdasarkan data BNPB per 15 Oktober 2026, sebanyak 261.602 siswa terdampak gempa bumi yang merusak 2.147 unit bangunan sekolah di NTT. (FOTO : ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra)

Siswa SD Negeri Inpres Nggorang mengikuti kegiatan pemulihan psikososial di Reok, Manggarai, NTT, Senin (19/10/2026). pendampingan psikososial diharapkan membantu anak-anak kembali merasa aman, membangun kepercayaan diri, dan menjalani aktivitas belajar dengan lebih baik. (FOTO : ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra)

inline

REPUBLIKA.CO.ID, MANGGARAI -- Siswa-siswa SD Negeri Inpres Nggorang mengikuti kegiatan pemulihan psikososial yang diselenggarakan Plan Indonesia di Reok, Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT), Senin (19/10/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya membantu anak-anak menghadapi dampak gempa bumi melalui pendampingan yang mendukung pemulihan kondisi emosional mereka.

Berdasarkan data BNPB per 15 Oktober 2026, gempa bumi di NTT berdampak pada 261.602 siswa dan menyebabkan 2.147 bangunan sekolah mengalami kerusakan. Di tengah situasi tersebut, pendampingan psikososial diharapkan membantu anak-anak kembali merasa aman, membangun kepercayaan diri, dan menjalani aktivitas belajar dengan lebih baik.

sumber : Antara Foto
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement