Seorang tahanan menggendong rekannya yang terkena tembak di kaki saat rilis operasi bina kusuma di Lapangan Parkir Ditlantas Polda Metro Jaya, Selasa (3/2). (Republika/Raisan Al Farisi)
Sejumlah tahanan dan barang bukti ditunjukan kepada media saat rilis operasi bina kusuma di Lapangan Parkir Ditlantas Polda Metro Jaya, Selasa (3/2).(Republika/Raisan Al Farisi) (FOTO : Republika/Raisan Al Farisi)
Artis, Fariz RM tersangka kasus narkotika dihadirkan saat rilis operasi bina kusuma di Lapangan Parkir Ditlantas Polda Metro Jaya, Selasa (3/2).(Republika/Raisan Al Farisi) (FOTO : Republika/Raisan Al Farisi)
Seorang anggota kepolisian menunjukan uang dollar palsu senilai USD 436.000,00 saat rilis operasi bina kusuma di Lapangan Parkir Ditlantas Polda Metro Jaya, Selasa (3/2). (Republika/Raisan Al Farisi) (FOTO : Republika/Raisan Al Farisi)
Seorang anggota kepolisian menunjukan barang bukti tindak kejahatan berupa pistol dan minuman keras saat rilis operasi bina kusuma di Lapangan Parkir Ditlantas Polda Metro Jaya, Selasa (3/2). (Republika/Raisan Al Farisi) (FOTO : Republika/Raisan Al Farisi)
Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama memeriksa barang bukti tindak kejahatan yang berhasil diungkap dari operasi bina kusuma di Lapangan Parkir Ditlantas Polda Metro Jaya, Selasa (3/2). (Republika/Raisan Al Farisi) (FOTO : Republika/Raisan Al Farisi)
Seorang anggota kepolisian mengawal tahanan pelaku tindak kriminal saat rilis operasi bina kusuma di Lapangan Parkir Ditlantas Polda Metro Jaya, Selasa (3/2). (Rep[ublika/Raisan Al Farisi)
inline
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sejumlah tahanan pelaku tindak kriminal ditunjukkan kepada media saat rilis operasi bina kusuma di Lapangan Parkir Ditlantas Polda Metro Jaya, Selasa (3/2).
Dalam Operasi Bina Kusuma yang dilaksanakan di seluruh wilayah Jabodetabek sejak 19 Januari hingga sekitar 17 Februari mendatang, Polisi telah menindak 2785 pelaku dari berbagai tindak kejahatan.