REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Indonesia Corruption Watch (ICW) menggelar jumpa pers terkait delapan nama calon pimpinan KPK di Kantor ICW, Jakarta, Selasa (2/9). Hadir dalam jumpa pers tersebut peneliti ICW Febri Hendri dan peneliti Pusat Studi Hukum dan Kebijakan (PSHK) Miko Ginting. Dalam keterangannya, ICW mendesak Presiden Jokowi mencoret tiga nama calon pimpinan KPK yang diserahkan oleh pansel KPK karena dinilai tidak laik memimpin KPK.