Pekerja melakukan renovasi Stasiun Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin (9/11). (Republika/Wihdan) (FOTO : Republika/ Wihdan)
Pekerja melakukan renovasi Stasiun Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin (9/11). (Republika/Wihdan) (FOTO : Republika/ Wihdan)
Pekerja melakukan renovasi Stasiun Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin (9/11). (Republika/Wihdan) (FOTO : Republika/ Wihdan)
Pekerja melakukan renovasi Stasiun Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin (9/11). (Republika/Wihdan) (FOTO : Republika/ Wihdan)
Pekerja melakukan renovasi Stasiun Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin (9/11). (Republika/Wihdan) (FOTO : Republika/ Wihdan)
inline
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Renovasi gedung Stasiun Kereta Api Tanjung Priok yang merupakan salah satu bangunan tua dan dijadikan cagar budaya DKI Jakarta ini telah dilakukan sejak Rabu (7/10).
Gedung yang dibangun pada 1914 ini akan direstorasi atau dikembalikan lagi bentuknya seperti model bangunan pada zaman Belanda.
Pemugaran bangunan merupakan salah satu bagian dari persiapan dari rencana diaktifkannya kembali rute KRL Tanjung Priok-Kota yang akan menjadi salah satu jalur destinasi wisata pesisir.