Tersangka kasus suap gula impor Irman Gusman didampingi istrinya Liestyana RIzal Gusman jelang menjalani sidang perdana di Pengadilan Negeri Tipikor, Jakarta, Selasa (8/11). (FOTO : Republika/Rakhmawaty La'lang)
Tersangka kasus suap gula impor Irman Gusman saat tiba untuk menjalani sidang perdana di Pengadilan Negeri Tipikor, Jakarta, Selasa (8/11). (FOTO : Republika/Rakhmawaty La'lang)
Tersangka kasus suap gula impor Irman Gusman (kedua kiri) usai menjalani sidang perdana di Pengadilan Negeri Tipikor, Jakarta, Selasa (8/11). (FOTO : Republika/Rakhmawaty La'lang)
Tersangka kasus suap gula impor Irman Gusman menjalani sidang perdana di Pengadilan Negeri Tipikor, Jakarta, Selasa (8/11).
Tersangka kasus suap gula impor Irman Gusman berbincang dengan sejumlah tim kuasa hukumnya usai menjalani sidang perdana di Pengadilan Negeri Tipikor, Jakarta, Selasa (8/11). (FOTO : Republika/Rakhmawaty La'lang)
inline
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Mantan Ketua DPD Irman Gusman menjalani sidang perdana dengan agenda pembacaan dakwaan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Selasa (8/11).
Tersangka kasus suap gula impor tersebut didakwa menerima Rp 100 juta dari pemilik CV Semesta Berjaya, Xaveriandy Sutanto dan istrinya Memi karena sudah membantu perusahaan itu untuk mendapat alokasi pembelian gula yang diimpor oleh Bulog.