Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu (kiri), Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo (kedua kiri), KSAD Jenderal TNI Mulyono (kedua kanan) dan KSAL Laksamana TNI Ade Supandi (kanan) bersiap mengikuti rapat kerja dengan Komisi I DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (15/6). (FOTO : Antara/Sigid Kurniawan)
Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu (kiri), Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo (tengah), KSAD Jenderal TNI Mulyono (kanan) bersiap mengikuti rapat kerja dengan Komisi I DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (15/6). (FOTO : Antara/Sigid Kurniawan)
Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu (kiri) dan Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mengikuti rapat kerja dengan Komisi I DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (15/6). (FOTO : Antara/Sigid Kurniawan)
Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu (kiri), Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo (kedua kiri), KSAD Jenderal TNI Mulyono (kedua kanan) dan KSAL Laksamana TNI Ade Supandi (kanan) mengikuti rapat kerja dengan Komisi I DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (15/6). (FOTO : Antara/Sigid Kurniawan)
inline
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu bersama Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo, KSAD Jenderal TNI Mulyono dan KSAL Laksamana TNI Ade Supandi mengikuti rapat kerja dengan Komisi I DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (15/6).
Rapat tersebut membahas rencana kerja anggaran dan rencana kerja pemerintah yakni Kementerian Pertahanan dan TNI 2018 serta isu aktual yaitu perkembangan situasi Marawi dan antisipasi pengaruhnya ke Indonesia.