Rabu 29 Nov 2017 17:08 WIB

Masjid Jami Angke Al Anwar (2)

.

Rep: Mahmud Muhyidin/ Red: Yogi Ardhi Cahyadi

Jamaah masjid memasuki Masjid Jami Angke Al Anwar (FOTO : Mahmud Muhyidin)

Marbot Masjid Jami Angke Al Anwar memukul bedug menjelang shalat (FOTO : Mahmud Muhyidin)

Pintu masuk Masjid Jami Angke Al Anwar berhiaskan ukiran Jawa (FOTO : Mahmud Muhyidin)

Shalat berjamaah Masjid Jami Angke Al Anwar (FOTO : Mahmud Muhyidin)

Arsitektur Masjid Jami Angke Al Anwar mengadopsi berbagai unsur budaya (FOTO : Mahmud Muhyidin)

Masjid Jami Angke Al Anwar menjadi cagar budaya berdasarkan SK Gubernur DKI (FOTO : Mahmud Muhyidin)

inline

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Keberadaan Masjid Angke ini merupakan simbol  atau lambang kerukunan yang ada di Kampung Angke sejak dahulu. Unsur budaya yang beragam yang ada pada masjid ini menjadi unsure perekat kerukunan warga disana.  

 

Nilai-nilai ke Islaman terpancar pada bangunan arsitektur masjid tersebut. Masjid ini dibatasi oleh dinding tembok dan pada tembok tersebut terdapat pintu masuk sebanyak tiga buah yaitu di sisi timur, utara, dan selatan dengan jumlah enam pintu ini menyimbolkan Enam rukun Islam. 

 

 

Masjid Jami Angke telah menetapkan bangunan tersebut segabai Cagar Budaya tingkat nasional, Sebagai Cagar Budaya dalam SK. Gubernur Pemerintah DKI Jakarta.  Pemerintah juga akan berencana masjid tersebut menjadi salah satu destinasi wisata Religi.

sumber : Republika Foto
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement