REPUBLIKA.CO.ID, RAMALLAH -- Keputusan Trump mengakui Yerusalem sebagai Ibukota Israel sontak menimbulkan gejolak di Palestina. Sementara di berbagai belahan dunia lain memicu gelombang unjukrasa. Aksi penolakan muncul mulai di Eropa, Afrika, Asia hingga di Amerika Serikat Sendiri