REPUBLIKA.CO.ID, KASGHAR -- Pemerintah Cina memberikan kesempatan kepada sejumlah wartawan untuk melihat aktivitas di Kamp Pendidikan Vokasi Etnis Uighur Kota Kashgar, Daerah Otonomi Xinjiang, Cina, Jumat (3/1). Kamp pendidikan tersebut disoroti PBB dan dunia Barat karena dianggap sebagai pola deradikalisasi yang melanggar HAM, namun Cina menyangkal karena para peserta didik diajari berbagai keterampilan.