Pemain PSS Rangga Perkasa mencoba melewati pemain Persib pada pertandingan Liga 1 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta, Sabtu (7/12) malam. (FOTO : Republika/ Wihdan)
Pemain PSS Yevhen Baha mencoba merebut bola dari pemain Persib pada pertandingan Liga 1 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta, Sabtu (7/12) malam. (FOTO : Republika/ Wihdan)
Pemain PSS Rangga Perkasa mencoba melewati pemain Persib pada pertandingan Liga 1 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta, Sabtu (7/12) malam. (FOTO : Republika/ Wihdan)
Pemain PSS Yevhen Baha mencoba merebut bola dari pemain Persib pada pertandingan Liga 1 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta, Sabtu (7/12) malam. (FOTO : Republika/ Wihdan)
Pemain PSS Ricky kambuaya (kanan) berebut bola dengan pemain Persib Esteban Viscara pada pertandingan Liga 1 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta, Sabtu (7/12) malam. (FOTO : Republika/ Wihdan)
Flare penonton usai pertandingan PSS dengan Persib pada pertandingan Liga 1 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta, Sabtu (7/12) malam. (FOTO : Republika/ Wihdan)
inline
REPUBLIKA.CO.ID, SLEMAN -- Pelatih PSS Sleman Seto Nurdiantoro mengaku bersyukur anak asuhnya mampu mengambil satu poin saat menjamu Persib pada laga pekan ke-31 Liga 1 2019. PSS menahan imbang Persib 0-0 pada di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Sabtu (7/12).
"Hasil tidak seperti yang kami harapkan. Tapi satu poin tetap kami syukuri," kata Seto seusai laga.
sumber : Republika, Antara