Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) dengan desain menarik di kawasan Sudirman, Jakarta, Rabu (22/1). (FOTO : Thoudy Badai_Republika)
Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Pasar Minggu, Jakarta, Rabu (22/1). (FOTO : Thoudy Badai_Republika)
Layar sebuah ponsel memotret warga melintasi JPO di kawasan Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (22/1). (FOTO : Thoudy Badai_Republika)
Sejumlah warga melintasi Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di kawasan Sudirman, Jakarta, Rabu (22/1). (FOTO : Thoudy Badai_Republika)
Sejumlah warga melintasi Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di kawasan Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (22/1). (FOTO : Thoudy Badai_Republika)
Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) dengan desain estetis di kawasan Sudirman, Jakarta, Rabu (22/1). (FOTO : Thoudy Badai_Republika)
Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Pasar Minggu, Jakarta, Rabu (22/1). (FOTO : Thoudy Badai_Republika)
Warga saat melintasi jembatan penyeberangan orang (JPO) Jembatan Gantung di Jalan Daan Mogot, Cengkareng, Jakarta, Senin (13/1). (FOTO : Republika/Putra M. Akbar)
inline
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) kini tidak lagi memiliki fungsi semata sebagai jembatan. Fungsi lain yang melekat pada JPO kekinian adalah fungsi estetis yang melekat sebagai lokasi berswafoto.
Atas dasar inilah Pemprov DKI Jakarta pada tahun 2020 berencana membangun 11 JPO dengan desain menarik. Jembatan ini akan tersebar di lima wilayah DKI Jakarta dilengkapi dengan fasilitas lift dan kamera CCTV.
sumber : Republika