Selasa 15 Dec 2020 23:44 WIB

Lintas Ekbis: Bulog Kembangkan Beras Berbahan Baku Singkong

.

Red: Yogi Ardhi

Budi Waseso Direktur Utama Perum Bulog, menyaksikan penandatanganan kerjasama di sela peluncuran Besita (Beras Singkong Petani) di Bandung, Jawa Barat, Selasa (15/12). Penandatanganan kerjasama dilakukan Ketua Umum Masyarakat Singkong Indonesia Arifin Lambaga, Program Direktur Layanan Jasa Teknologi BPPT Ika Mulawati Purwanti dan Direktur Bisnis Perum Bulog Febby Novita. Perum BULOG menggandeng BPPT dan Masyarakat Singkong Indonesia (MSI) untuk menggembangkan pangan beras singkong yang bahan baku singkong 80% yang ditepungkan, dicampur dengan tepung tapioka 20?n dicetak dengan teknologi ekstrusi. (FOTO : Yogi Ardhi/Republika )

Direktur Utama PT Jakarta Propertindo (Jakpro) Dwi Wahyu Daryoto (kanan) menerima sertifikat SNI ISO 37001:2016 Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) dari pihak Mutu International di Jakarta, Selasa (15/12/2020). ISO 37001:2016 merupakan sistem manajemen anti penyuapan yang dirancang untuk membantu organisasi menetapkan, menerapkan, memelihara dan meningkatkan program anti suap. (FOTO : ANTARA/Hafidz Mubarak A)

Warga penerima manfaat menunjukkan Kartu Prakerja miliknya usai bertemu Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto di Jakarta, Selasa (15/12/2020). Setelah membuka 11 gelombang pendaftaran Kartu Prakerja dengan 5,9 juta peserta dan total anggaran Rp20 triliun, pemerintah memastikan program Kartu Prakerja berlanjut pada 2021 dengan syarat penerima manfaat pada 2020 tidak bisa lagi ikut serta. (FOTO : ANTARA/Aditya Pradana Putra)

Petugas PLN menditeksi gangguan pada kabel yang ditanam di halaman Gereja Katedral, Jakarta, Selasa (15/12). Sebanyak 2371 personel disiapkan PLN Unit Induk Distirbusi Jakarta Raya saat melaksanakan siaga pasokan listrik perayaan Natal dan Tahun Baru pada tanggal 24 Desember 2020- 2 Januari 2021.Prayogi/Republika. (FOTO : Prayogi/Republika)

Pekerja menyusun genteng tradisional yang sudah dibakar di Sentral Industri Genteng Sokka, Desa Bantarsari, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Selasa (15/12/2020). Perajin genteng berbahan tanah liat mengeluhkan turunnya penjualan produk mereka akibat konsumen mulai beralih membangun rumah menggunakan genteng metal pasir dan spandek. Kini para perajin genteng hanya memproduksi 700-1000 genteng dari sebelumnya 5000 genteng per harinya. (FOTO : ANTARA/Adeng Bustomi)

inline

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Dalam mendukung industri singkong di Indonesia, Perum Bulog menggandeng BPPT dan Masyarakat Singkong Indonesia (MSI) untuk menggembangkan pangan beras singkong. 

Direktur Utama (Dirut) Perum Bulog Budi Waseso (Buwas) mengatakan, pangan tersebut menggunakan bahan baku singkong 80 persen yang ditepungkan, dicampur dengan tepung tapioka 20 persen, dan dicetak dengan teknologi ekstrusi. 

 

 

Produk terbaru Bulog, Beras Singkong dengan merek Besita (Beras Singkong Petani), memiliki kandungan karbohidrat (energi) yang setara dengan beras (padi) sehingga asupan energi tercukupi. Bentuk dan rasanya juga  menyerupai beras (padi), sehingga dapat memenuhi selera konsumen. Berikut berita foto lintas ekonomi dan bisnis selengkapnya.

sumber : Republika, Antara Foto
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement