Petugas mengoperasikan aplikasi POSPAY saat peluncuran Pos Migran Indonesia di Kantor Pos Bandung, Jalan Asia Afrika, Kota Bandung, Selasa (6/4). Pos Indonesia bekerja sama dengan Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) meluncurkan Pos Migran Indonesia yang bertujuan untuk memberikan fasilitas layanan transaksi keuangan terpadu berbentuk mobile aplikasi bagi pekerja migran Indonesia (PMI). (FOTO : REPUBLIKA/ABDAN SYAKURA)
Direktur Utama Pos Indonesia Faizal Rochmad Djoemadi berada di stan Pos Migran Indonesia usai diluncurkan di Kantor Pos Bandung, Jalan Asia Afrika, Kota Bandung, Selasa (6/4). Pos Indonesia bekerja sama dengan Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) meluncurkan Pos Migran Indonesia yang bertujuan untuk memberikan fasilitas layanan transaksi keuangan terpadu berbentuk mobile aplikasi bagi pekerja migran Indonesia (PMI). (FOTO : REPUBLIKA/ABDAN SYAKURA)
Direktur Utama Pos Indonesia Faizal Rochmad Djoemadi (tengah) bersama Kepala BP2MI Benny Rhamdani (kanan) menunjukkan aplikasi POSPAY di gawai saat peluncuran Pos Migran Indonesia di Kantor Pos Bandung, Jalan Asia Afrika, Kota Bandung, Selasa (6/4). Pos Indonesia bekerja sama dengan Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) meluncurkan Pos Migran Indonesia yang bertujuan untuk memberikan fasilitas layanan transaksi keuangan terpadu berbentuk mobile aplikasi bagi pekerja migran Indonesia (PMI). (FOTO : REPUBLIKA/ABDAN SYAKURA)
Kepala BP2MI Benny Rhamdani menunjukkan aplikasi POSPAY di gawainya saat peluncuran Pos Migran Indonesia di Kantor Pos Bandung, Jalan Asia Afrika, Kota Bandung, Selasa (6/4). Pos Indonesia bekerja sama dengan Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) meluncurkan Pos Migran Indonesia yang bertujuan untuk memberikan fasilitas layanan transaksi keuangan terpadu berbentuk mobile aplikasi bagi pekerja migran Indonesia (PMI). Foto: Republika/Abdan Syakura (FOTO : REPUBLIKA/ABDAN SYAKURA)
Petugas mengoperasikan aplikasi POSPAY di gawainya saat peluncuran Pos Migran Indonesia di Kantor Pos Bandung, Jalan Asia Afrika, Kota Bandung, Selasa (6/4). Pos Indonesia bekerja sama dengan Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) meluncurkan Pos Migran Indonesia yang bertujuan untuk memberikan fasilitas layanan transaksi keuangan terpadu berbentuk mobile aplikasi bagi pekerja migran Indonesia (PMI). Foto: Republika/Abdan Syakura (FOTO : REPUBLIKA/ABDAN SYAKURA)
Kepala BP2MI Benny Rhamdani (tengah) berada di stan Pos Migran Indonesia usai diluncurkan di Kantor Pos Bandung, Jalan Asia Afrika, Kota Bandung, Selasa (6/4). Pos Indonesia bekerja sama dengan Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) meluncurkan Pos Migran Indonesia yang bertujuan untuk memberikan fasilitas layanan transaksi keuangan terpadu berbentuk mobile aplikasi bagi pekerja migran Indonesia (PMI). Foto: Republika/Abdan Syakura (FOTO : REPUBLIKA/ABDAN SYAKURA)
Direktur Utama Pos Indonesia Faizal Rochmad Djoemadi (kiri) bersama Kepala BP2MI Benny Rhamdani (tengah) menekan tombol di layar saat peluncuran Pos Migran Indonesia di Kantor Pos Bandung, Jalan Asia Afrika, Kota Bandung, Selasa (6/4). Pos Indonesia bekerja sama dengan Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) meluncurkan Pos Migran Indonesia yang bertujuan untuk memberikan fasilitas layanan transaksi keuangan terpadu berbentuk mobile aplikasi bagi pekerja migran Indonesia (PMI). Foto: Republika/Abdan Syakura (FOTO : REPUBLIKA/ABDAN SYAKURA)
inline
REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Petugas mengoperasikan aplikasi POSPAY saat peluncuran Pos Migran Indonesia di Kantor Pos Bandung, Jalan Asia Afrika, Kota Bandung, Selasa (6/4).
Pos Indonesia bekerja sama dengan Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) meluncurkan Pos Migran Indonesia yang bertujuan untuk memberikan fasilitas layanan transaksi keuangan terpadu berbentuk mobile aplikasi bagi pekerja migran Indonesia (PMI).