Rabu 19 May 2021 17:13 WIB

Tradisi Syukuran Wiwitan Sebelum Panen Padi Desa Srandakan

Dalam syukuran ini warga membagikan nasi tumpeng dan makan bersama di pesawahan..

Rep: Wihdan Hidayat/ Red: Yogi Ardhi

Warga berjejer di areal persawahan saat tradisi Wiwitan di Srandakan, Bantul, Yogyakarta, Rabu (19/5). Tradisi adat Wiwitan merupakan ritual syukuran sebelum panen raya padi. Selain berdoa bersama di areal persawahan, juga ada pengambilan padi pertama. Kemudian di akhiri dengan makan bersama nasi wiwit. Atau nasi tumpeng yang dibawa saat tradisi Wiwitan. (FOTO : Wihdan Hidayat / Republika)

Warga berjejer di tepi persawahan saat tradisi Wiwitan di Srandakan, Bantul, Yogyakarta, Rabu (19/5). Tradisi adat Wiwitan merupakan ritual syukuran sebelum panen raya padi. Selain berdoa bersama di areal persawahan, juga ada pengambilan padi pertama. Kemudian di akhiri dengan makan bersama nasi wiwit. Atau nasi tumpeng yang dibawa saat tradisi Wiwitan. (FOTO : Wihdan Hidayat / Republika)

Warga membagikan nasi tumpeng tradisi Wiwitan di Srandakan, Bantul, Yogyakarta, Rabu (19/5). Tradisi adat Wiwitan merupakan ritual syukuran sebelum panen raya padi. Selain berdoa bersama di areal persawahan, juga ada pengambilan padi pertama. Kemudian di akhiri dengan makan bersama nasi wiwit. Atau nasi tumpeng yang dibawa saat tradisi Wiwitan. (FOTO : Wihdan Hidayat / Republika)

Anak-anak mengambil nasi wiwit saat tradisi Wiwitan di Srandakan, Bantul, Yogyakarta, Rabu (19/5). Tradisi adat Wiwitan merupakan ritual syukuran sebelum panen raya padi. Selain berdoa bersama di areal persawahan, juga ada pengambilan padi pertama. Kemudian di akhiri dengan makan bersama nasi wiwit. Atau nasi tumpeng yang dibawa saat tradisi Wiwitan. (FOTO : Wihdan Hidayat / Republika)

Anak-anak menyantap nasi wiwit saat tradisi Wiwitan di Srandakan, Bantul, Yogyakarta, Rabu (19/5). Tradisi adat Wiwitan merupakan ritual syukuran sebelum panen raya padi. Selain berdoa bersama di areal persawahan, juga ada pengambilan padi pertama. Kemudian di akhiri dengan makan bersama nasi wiwit. Atau nasi tumpeng yang dibawa saat tradisi Wiwitan. (FOTO : Wihdan Hidayat / Republika)

Warga membagikan nasi tumpeng tradisi Wiwitan di Srandakan, Bantul, Yogyakarta, Rabu (19/5). Tradisi adat Wiwitan merupakan ritual syukuran sebelum panen raya padi. Selain berdoa bersama di areal persawahan, juga ada pengambilan padi pertama. Kemudian di akhiri dengan makan bersama nasi wiwit. Atau nasi tumpeng yang dibawa saat tradisi Wiwitan. (FOTO : Wihdan Hidayat / Republika)

Warga mengambil sesaji saat tradisi Wiwitan di Srandakan, Bantul, Yogyakarta, Rabu (19/5). Tradisi adat Wiwitan merupakan ritual syukuran sebelum panen raya padi. Selain berdoa bersama di areal persawahan, juga ada pengambilan padi pertama. Kemudian di akhiri dengan makan bersama nasi wiwit. Atau nasi tumpeng yang dibawa saat tradisi Wiwitan. (FOTO : Wihdan Hidayat / Republika)

Warga memanen padi pertama saat tradisi Wiwitan di Srandakan, Bantul, Yogyakarta, Rabu (19/5). Tradisi adat Wiwitan merupakan ritual syukuran sebelum panen raya padi. Selain berdoa bersama di areal persawahan, juga ada pengambilan padi pertama. Kemudian di akhiri dengan makan bersama nasi wiwit. Atau nasi tumpeng yang dibawa saat tradisi Wiwitan. (FOTO : Wihdan Hidayat / Republika)

inline

REPUBLIKA.CO.ID, BANTUL -- Warga membagikan nasi tumpeng tradisi Wiwitan di Srandakan, Bantul, Yogyakarta, Rabu (19/5). Tradisi adat Wiwitan merupakan ritual syukuran sebelum panen raya padi. Selain berdoa bersama di areal persawahan, juga ada pengambilan padi pertama. Kemudian di akhiri dengan makan bersama nasi wiwit, yakni nasi tumpeng yang dibawa saat tradisi Wiwitan.

 

sumber : Republika
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement