Rabu 07 Jul 2021 16:31 WIB

Kota Ambon Kembali Berstatus Zona Merah

Kota Ambon kembali masuk ke zona merah atau risiko tinggi penularan COVID-19..

Rep: FB Anggoro/ Red: Yogi Ardhi

Warga mengenakan masker saat berjalan di dekat sebuah mural di Kota Ambon, Maluku, Rabu (7/7/2021). Berdasarkan data Satgas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Maluku, per 7 Juli Kota Ambon kembali masuk ke zona merah atau risiko tinggi penularan COVID-19 dengan jumlah kasus kumulatif 1.082 orang sehingga Pemkot Ambon akan menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro mulai 8 hingga 21 Juli 2021. (FOTO : ANTARA/FB Anggoro)

Warga mengenakan masker saat berjalan di dekat sebuah mural di Kota Ambon, Maluku, Rabu (7/7/2021). Berdasarkan data Satgas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Maluku, per 7 Juli Kota Ambon kembali masuk ke zona merah atau risiko tinggi penularan COVID-19 dengan jumlah kasus kumulatif 1.082 orang sehingga Pemkot Ambon akan menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro mulai 8 hingga 21 Juli 2021. (FOTO : ANTARA /FB Anggoro)

Warga mengenakan masker saat berjalan di dekat sebuah mural di Kota Ambon, Maluku, Rabu (7/7/2021). Berdasarkan data Satgas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Maluku, per 7 Juli Kota Ambon kembali masuk ke zona merah atau risiko tinggi penularan COVID-19 dengan jumlah kasus kumulatif 1.082 orang sehingga Pemkot Ambon akan menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro mulai 8 hingga 21 Juli 2021. (FOTO : ANTARA/FB Anggoro)

inline

REPUBLIKA.CO.ID, AMBON -- Warga mengenakan masker saat berjalan di dekat sebuah mural di Kota Ambon, Maluku, Rabu (7/7/2021). Berdasarkan data Satgas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Maluku, per 7 Juli Kota Ambon kembali masuk ke zona merah atau risiko tinggi penularan COVID-19 dengan jumlah kasus kumulatif 1.082 orang sehingga Pemkot Ambon akan menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro mulai 8 hingga 21 Juli 2021.

sumber : Antara Foto
Yuk gabung diskusi sepak bola di sini ...
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement