Permintaan Produk Pahat Batu Mulai Menggeliat
Penjualan produk pahat batu mulai menggeliat kembali saat PPKM Level 3..
Rep: Wihdan Hidayat/ Red: Mohamad Amin Madani
Pemahat membuat arca dari batu di sanggar pahat Muntilan, Jawa Tengah, Kamis (7/10). Penjualan produk pahat batu mulai menggeliat kembali saat PPKM Level 3. Pesanan dari lokal dan ekspor mulai ada permintaan. Untuk pasar ekspor permintaan terbesar masih untuk pasar Eropa. (FOTO : Wihdan Hidayat / Republika)
Pemahat membuat arca dari batu di sanggar pahat Muntilan, Jawa Tengah, Kamis (7/10). Penjualan produk pahat batu mulai menggeliat kembali saat PPKM Level 3. Pesanan dari lokal dan ekspor mulai ada permintaan. Untuk pasar ekspor permintaan terbesar masih untuk pasar Eropa. (FOTO : Wihdan Hidayat / Republika)
Pemahat membuat arca dari batu di sanggar pahat Muntilan, Jawa Tengah, Kamis (7/10). Penjualan produk pahat batu mulai menggeliat kembali saat PPKM Level 3. Pesanan dari lokal dan ekspor mulai ada permintaan. Untuk pasar ekspor permintaan terbesar masih untuk pasar Eropa. (FOTO : Wihdan Hidayat / Republika)
Pemahat membuat arca dari batu di sanggar pahat Muntilan, Jawa Tengah, Kamis (7/10). Penjualan produk pahat batu mulai menggeliat kembali saat PPKM Level 3. Pesanan dari lokal dan ekspor mulai ada permintaan. Untuk pasar ekspor permintaan terbesar masih untuk pasar Eropa. (FOTO : Wihdan Hidayat / Republika)
Pemahat membuat arca dari batu di sanggar pahat Muntilan, Jawa Tengah, Kamis (7/10). Penjualan produk pahat batu mulai menggeliat kembali saat PPKM Level 3. Pesanan dari lokal dan ekspor mulai ada permintaan. Untuk pasar ekspor permintaan terbesar masih untuk pasar Eropa. (FOTO : Wihdan Hidayat / Republika)
Pengunjung memilih arca dari batu di sanggar pahat Muntilan, Jawa Tengah, Kamis (7/10). Penjualan produk pahat batu mulai menggeliat kembali saat PPKM Level 3. Pesanan dari lokal dan ekspor mulai ada permintaan. Untuk pasar ekspor permintaan terbesar masih untuk pasar Eropa. (FOTO : Wihdan Hidayat / Republika)
Pemahat membuat arca dari batu di sanggar pahat Muntilan, Jawa Tengah, Kamis (7/10). Penjualan produk pahat batu mulai menggeliat kembali saat PPKM Level 3. Pesanan dari lokal dan ekspor mulai ada permintaan. Untuk pasar ekspor permintaan terbesar masih untuk pasar Eropa. (FOTO : Wihdan Hidayat / Republika)
Pemahat membuat arca dari batu di sanggar pahat Muntilan, Jawa Tengah, Kamis (7/10). Penjualan produk pahat batu mulai menggeliat kembali saat PPKM Level 3. Pesanan dari lokal dan ekspor mulai ada permintaan. Untuk pasar ekspor permintaan terbesar masih untuk pasar Eropa. (FOTO : Wihdan Hidayat / Republika)
Pemahat membuat arca dari batu di sanggar pahat Muntilan, Jawa Tengah, Kamis (7/10). Penjualan produk pahat batu mulai menggeliat kembali saat PPKM Level 3. Pesanan dari lokal dan ekspor mulai ada permintaan. Untuk pasar ekspor permintaan terbesar masih untuk pasar Eropa. (FOTO : Wihdan Hidayat / Republika)
Aneka produk pahat batu menjadi contoh di sanggar pahat Muntilan, Jawa Tengah, Kamis (7/10). Penjualan produk pahat batu mulai menggeliat kembali saat PPKM Level 3. Pesanan dari lokal dan ekspor mulai ada permintaan. Untuk pasar ekspor permintaan terbesar masih untuk pasar Eropa. (FOTO : Wihdan Hidayat / Republika)
Pemahat membuat arca dari batu di sanggar pahat Muntilan, Jawa Tengah, Kamis (7/10). Penjualan produk pahat batu mulai menggeliat kembali saat PPKM Level 3. Pesanan dari lokal dan ekspor mulai ada permintaan. Untuk pasar ekspor permintaan terbesar masih untuk pasar Eropa. (FOTO : Wihdan Hidayat / Republika)
inline
REPUBLIKA.CO.ID,MUNTILAN -- Pemahat membuat arca dari batu di sanggar pahat Muntilan, Jawa Tengah, Kamis (7/10).
Penjualan produk pahat batu mulai menggeliat kembali saat PPKM Level 3. Pesanan dari lokal dan ekspor mulai ada permintaan. Untuk pasar ekspor permintaan terbesar masih untuk pasar Eropa.