Kamis 07 Oct 2021 16:15 WIB

Permintaan Produk Pahat Batu Mulai Menggeliat

Penjualan produk pahat batu mulai menggeliat kembali saat PPKM Level 3..

Rep: Wihdan Hidayat/ Red: Mohamad Amin Madani

Pemahat membuat arca dari batu di sanggar pahat Muntilan, Jawa Tengah, Kamis (7/10). Penjualan produk pahat batu mulai menggeliat kembali saat PPKM Level 3. Pesanan dari lokal dan ekspor mulai ada permintaan. Untuk pasar ekspor permintaan terbesar masih untuk pasar Eropa. (FOTO : Wihdan Hidayat / Republika)

Pemahat membuat arca dari batu di sanggar pahat Muntilan, Jawa Tengah, Kamis (7/10). Penjualan produk pahat batu mulai menggeliat kembali saat PPKM Level 3. Pesanan dari lokal dan ekspor mulai ada permintaan. Untuk pasar ekspor permintaan terbesar masih untuk pasar Eropa. (FOTO : Wihdan Hidayat / Republika)

Pemahat membuat arca dari batu di sanggar pahat Muntilan, Jawa Tengah, Kamis (7/10). Penjualan produk pahat batu mulai menggeliat kembali saat PPKM Level 3. Pesanan dari lokal dan ekspor mulai ada permintaan. Untuk pasar ekspor permintaan terbesar masih untuk pasar Eropa. (FOTO : Wihdan Hidayat / Republika)

Pemahat membuat arca dari batu di sanggar pahat Muntilan, Jawa Tengah, Kamis (7/10). Penjualan produk pahat batu mulai menggeliat kembali saat PPKM Level 3. Pesanan dari lokal dan ekspor mulai ada permintaan. Untuk pasar ekspor permintaan terbesar masih untuk pasar Eropa. (FOTO : Wihdan Hidayat / Republika)

Pemahat membuat arca dari batu di sanggar pahat Muntilan, Jawa Tengah, Kamis (7/10). Penjualan produk pahat batu mulai menggeliat kembali saat PPKM Level 3. Pesanan dari lokal dan ekspor mulai ada permintaan. Untuk pasar ekspor permintaan terbesar masih untuk pasar Eropa. (FOTO : Wihdan Hidayat / Republika)

Pengunjung memilih arca dari batu di sanggar pahat Muntilan, Jawa Tengah, Kamis (7/10). Penjualan produk pahat batu mulai menggeliat kembali saat PPKM Level 3. Pesanan dari lokal dan ekspor mulai ada permintaan. Untuk pasar ekspor permintaan terbesar masih untuk pasar Eropa. (FOTO : Wihdan Hidayat / Republika)

Pemahat membuat arca dari batu di sanggar pahat Muntilan, Jawa Tengah, Kamis (7/10). Penjualan produk pahat batu mulai menggeliat kembali saat PPKM Level 3. Pesanan dari lokal dan ekspor mulai ada permintaan. Untuk pasar ekspor permintaan terbesar masih untuk pasar Eropa. (FOTO : Wihdan Hidayat / Republika)

Pemahat membuat arca dari batu di sanggar pahat Muntilan, Jawa Tengah, Kamis (7/10). Penjualan produk pahat batu mulai menggeliat kembali saat PPKM Level 3. Pesanan dari lokal dan ekspor mulai ada permintaan. Untuk pasar ekspor permintaan terbesar masih untuk pasar Eropa. (FOTO : Wihdan Hidayat / Republika)

Pemahat membuat arca dari batu di sanggar pahat Muntilan, Jawa Tengah, Kamis (7/10). Penjualan produk pahat batu mulai menggeliat kembali saat PPKM Level 3. Pesanan dari lokal dan ekspor mulai ada permintaan. Untuk pasar ekspor permintaan terbesar masih untuk pasar Eropa. (FOTO : Wihdan Hidayat / Republika)

Aneka produk pahat batu menjadi contoh di sanggar pahat Muntilan, Jawa Tengah, Kamis (7/10). Penjualan produk pahat batu mulai menggeliat kembali saat PPKM Level 3. Pesanan dari lokal dan ekspor mulai ada permintaan. Untuk pasar ekspor permintaan terbesar masih untuk pasar Eropa. (FOTO : Wihdan Hidayat / Republika)

Pemahat membuat arca dari batu di sanggar pahat Muntilan, Jawa Tengah, Kamis (7/10). Penjualan produk pahat batu mulai menggeliat kembali saat PPKM Level 3. Pesanan dari lokal dan ekspor mulai ada permintaan. Untuk pasar ekspor permintaan terbesar masih untuk pasar Eropa. (FOTO : Wihdan Hidayat / Republika)

inline

REPUBLIKA.CO.ID,MUNTILAN -- Pemahat membuat arca dari batu di sanggar pahat Muntilan, Jawa Tengah, Kamis (7/10).

Penjualan produk pahat batu mulai menggeliat kembali saat PPKM Level 3. Pesanan dari lokal dan ekspor mulai ada permintaan. Untuk pasar ekspor permintaan terbesar masih untuk pasar Eropa.

Advertisement
Berita Terkait
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement