Senin 20 Dec 2021 03:15 WIB

Harga Jual Eceran Rokok Naik

Kenaikan harga jual eceran rokok berlaku mulai 1 Januari 2022.

Foto: Tim Infografis Republika.co.id
Harga jual eceran rokok naik per 1 Januari 2022.

REPUBLIKA.CO.ID, Kementerian Keuangan menaikkan tarif cukai hasil tembakau (CHT) rata-rata sebesar 12 persen mulai 1 Januari 2022. Dengan kenaikan tarif cukai ini, maka harga jual eceran rokok per bungkus atau 20 batang juga akan mengalami kenaikan.

Rincian Harga Jual Eceran (HJE) Rokok per Bungkus pada 2022

Golongan Sigaret Kretek Mesin (SKM)

SKM I: Rp 38.100, tarif cukai 985 (naik 13,9 persen)

SKM IIA: Rp 22.800, tarif cukai 600 (naik 12,1 persen)

SKM IIB: Rp 22.800, tarif cukai 600 (naik 14,3 persen)

Golongan Sigaret Putih Mesin (SPM)

SPM I: Rp 40.100, tarif cukai 1.065 (naik 13,9 persen)

SPM IIA: Rp 22.700, tarif cukai 635 (naik 12,4 persen)

SPM IIB: Rp 22.700, tarif cukai 635 (naik 14,4 persen)

Golongan Sigaret Kretek Tangan (SKT)

SKT IA: Rp 32.700, tarif cukai 440 (naik 3,5 persen)

SKT IB: Rp 22.700, tarif cukai 345 (naik 4,5 persen)

SKT II: Rp 12.000, tarif cukai 205 (naik 2,5 persen)

SKT II: Rp 10.100, tarif cukai 115 (naik 4,5 persen)

 

Sumber: Kementerian Keuangan RI

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement