Buruh tani menaikan teh yang telah di panen ke dalam truk di perkebunan teh PTPN VIII di Ciwidey, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Selasa (7/6/2022). Asisten Deputi Fasilitas Perdagangan Kementerian Kordinator Perkenomian Tatang Yuliono mengatakan peluang ekspor komoditas teh Indonesia masih dapat ditingkatkan antara lain ke Malaysia, Amerika Serikat, Pakistan, China, Eropa dan Australia. (FOTO : ANTARA/Raisan Al Farisi)
Buruh tani menaikan teh yang telah di panen ke dalam truk di perkebunan teh PTPN VIII di Ciwidey, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Selasa (7/6/2022). Asisten Deputi Fasilitas Perdagangan Kementerian Kordinator Perkenomian Tatang Yuliono mengatakan peluang ekspor komoditas teh Indonesia masih dapat ditingkatkan antara lain ke Malaysia, Amerika Serikat, Pakistan, China, Eropa dan Australia. (FOTO : ANTARA/Raisan Al Farisi)
Buruh tani menimbang teh yang telah di panen di perkebunan teh PTPN VIII di Ciwidey, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Selasa (7/6/2022). Asisten Deputi Fasilitas Perdagangan Kementerian Kordinator Perkenomian Tatang Yuliono mengatakan peluang ekspor komoditas teh Indonesia masih dapat ditingkatkan antara lain ke Malaysia, Amerika Serikat, Pakistan, China, Eropa dan Australia. (FOTO : ANTARA/Raisan Al Farisi)
inline
REPUBLIKA.CO.ID,BANDUNG -- Buruh tani menaikan teh yang telah di panen ke dalam truk di perkebunan teh PTPN VIII di Ciwidey, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Selasa (7/6/2022).
Asisten Deputi Fasilitas Perdagangan Kementerian Kordinator Perkenomian Tatang Yuliono mengatakan peluang ekspor komoditas teh Indonesia masih dapat ditingkatkan antara lain ke Malaysia, Amerika Serikat, Pakistan, China, Eropa dan Australia.
sumber : Antara