Bus antarkota antarprovinsi (AKAP) menunggu penumpang di Terminal Bus Giwangan, Yogyakarta, Kamis (23/6/2022). Kemenhub akan merevitalisasi Terminal Bus Tipe A Giwangan Yogyakarta. Tetapi melihat bangunan terminal, revitalisasi hanya sebatas renovasi bangunan yang sudah rusak. Melalui revitalisasi ini, terminal bus bukan hanya sebagai tempat naik dan turun penumpang, melainkan juga memiliki fungsi lain yaitu menggabungkannya dengan kegiatan perkantoran, tempat tinggal, hotel, pusat perbelanjaan, pusat pelayanan masyarakat, dan juga terintegrasi dengan moda transportasi lainnya. (FOTO : Wihdan Hidayat / Republika)
Sepinya terminal bus dalam kota di Terminal Bus Giwangan, Yogyakarta, Kamis (23/6/2022). Kemenhub akan merevitalisasi Terminal Bus Tipe A Giwangan Yogyakarta. Tetapi melihat bangunan terminal, revitalisasi hanya sebatas renovasi bangunan yang sudah rusak. Melalui revitalisasi ini, terminal bus bukan hanya sebagai tempat naik dan turun penumpang, melainkan juga memiliki fungsi lain yaitu menggabungkannya dengan kegiatan perkantoran, tempat tinggal, hotel, pusat perbelanjaan, pusat pelayanan masyarakat, dan juga terintegrasi dengan moda transportasi lainnya. (FOTO : Wihdan Hidayat / Republika)
Bus antarkota antarprovinsi (AKAP) menunggu keberangkatan di Terminal Bus Giwangan, Yogyakarta, Kamis (23/6/2022). Kemenhub akan merevitalisasi Terminal Bus Tipe A Giwangan Yogyakarta. Tetapi melihat bangunan terminal, revitalisasi hanya sebatas renovasi bangunan yang sudah rusak. Melalui revitalisasi ini, terminal bus bukan hanya sebagai tempat naik dan turun penumpang, melainkan juga memiliki fungsi lain yaitu menggabungkannya dengan kegiatan perkantoran, tempat tinggal, hotel, pusat perbelanjaan, pusat pelayanan masyarakat, dan juga terintegrasi dengan moda transportasi lainnya. (FOTO : Wihdan Hidayat / Republika)
Penumpang turun dari bus antarkota antarprovinsi (AKAP) di Terminal Bus Giwangan, Yogyakarta, Kamis (23/6/2022). Kemenhub akan merevitalisasi Terminal Bus Tipe A Giwangan Yogyakarta. Tetapi melihat bangunan terminal, revitalisasi hanya sebatas renovasi bangunan yang sudah rusak. Melalui revitalisasi ini, terminal bus bukan hanya sebagai tempat naik dan turun penumpang, melainkan juga memiliki fungsi lain yaitu menggabungkannya dengan kegiatan perkantoran, tempat tinggal, hotel, pusat perbelanjaan, pusat pelayanan masyarakat, dan juga terintegrasi dengan moda transportasi lainnya. (FOTO : Wihdan Hidayat / Republika)
Bus antarkota antarprovinsi (AKAP) menurunkan penumpang di Terminal Bus Giwangan, Yogyakarta, Kamis (23/6/2022). Kemenhub akan merevitalisasi Terminal Bus Tipe A Giwangan Yogyakarta. Tetapi melihat bangunan terminal, revitalisasi hanya sebatas renovasi bangunan yang sudah rusak. Melalui revitalisasi ini, terminal bus bukan hanya sebagai tempat naik dan turun penumpang, melainkan juga memiliki fungsi lain yaitu menggabungkannya dengan kegiatan perkantoran, tempat tinggal, hotel, pusat perbelanjaan, pusat pelayanan masyarakat, dan juga terintegrasi dengan moda transportasi lainnya. (FOTO : Wihdan Hidayat / Republika)
Penumpang menunggu kedatangan bus antarkota antarprovinsi (AKAP) di Terminal Bus Giwangan, Yogyakarta, Kamis (23/6/2022). Kemenhub akan merevitalisasi Terminal Bus Tipe A Giwangan Yogyakarta. Tetapi melihat bangunan terminal, revitalisasi hanya sebatas renovasi bangunan yang sudah rusak. Melalui revitalisasi ini, terminal bus bukan hanya sebagai tempat naik dan turun penumpang, melainkan juga memiliki fungsi lain yaitu menggabungkannya dengan kegiatan perkantoran, tempat tinggal, hotel, pusat perbelanjaan, pusat pelayanan masyarakat, dan juga terintegrasi dengan moda transportasi lainnya. (FOTO : Wihdan Hidayat / Republika)
Calon penumpang membeli tiket bus antarkota antarprovinsi (AKAP) di Terminal Bus Giwangan, Yogyakarta, Kamis (23/6/2022). Kemenhub akan merevitalisasi Terminal Bus Tipe A Giwangan Yogyakarta. Tetapi melihat bangunan terminal, revitalisasi hanya sebatas renovasi bangunan yang sudah rusak. Melalui revitalisasi ini, terminal bus bukan hanya sebagai tempat naik dan turun penumpang, melainkan juga memiliki fungsi lain yaitu menggabungkannya dengan kegiatan perkantoran, tempat tinggal, hotel, pusat perbelanjaan, pusat pelayanan masyarakat, dan juga terintegrasi dengan moda transportasi lainnya. (FOTO : Wihdan Hidayat / Republika)
Deretan kios yang ditinggalkan penyewa di lantai dua Terminal Bus Giwangan, Yogyakarta, Kamis (23/6/2022). Kemenhub akan merevitalisasi Terminal Bus Tipe A Giwangan Yogyakarta. Tetapi melihat bangunan terminal, revitalisasi hanya sebatas renovasi bangunan yang sudah rusak. Melalui revitalisasi ini, terminal bus bukan hanya sebagai tempat naik dan turun penumpang, melainkan juga memiliki fungsi lain yaitu menggabungkannya dengan kegiatan perkantoran, tempat tinggal, hotel, pusat perbelanjaan, pusat pelayanan masyarakat, dan juga terintegrasi dengan moda transportasi lainnya. (FOTO : Wihdan Hidayat / Republika)
Ruang tunggu penumpang bus antarkota antarprovinsi (AKAP) di Terminal Bus Giwangan, Yogyakarta, Kamis (23/6/2022). Kemenhub akan merevitalisasi Terminal Bus Tipe A Giwangan Yogyakarta. Tetapi melihat bangunan terminal, revitalisasi hanya sebatas renovasi bangunan yang sudah rusak. Melalui revitalisasi ini, terminal bus bukan hanya sebagai tempat naik dan turun penumpang, melainkan juga memiliki fungsi lain yaitu menggabungkannya dengan kegiatan perkantoran, tempat tinggal, hotel, pusat perbelanjaan, pusat pelayanan masyarakat, dan juga terintegrasi dengan moda transportasi lainnya. (FOTO : Wihdan Hidayat / Republika)
Ruang tunggu penumpang bus antarkota antarprovinsi (AKAP) di Terminal Bus Giwangan, Yogyakarta, Kamis (23/6/2022). Kemenhub akan merevitalisasi Terminal Bus Tipe A Giwangan Yogyakarta. Tetapi melihat bangunan terminal, revitalisasi hanya sebatas renovasi bangunan yang sudah rusak. Melalui revitalisasi ini, terminal bus bukan hanya sebagai tempat naik dan turun penumpang, melainkan juga memiliki fungsi lain yaitu menggabungkannya dengan kegiatan perkantoran, tempat tinggal, hotel, pusat perbelanjaan, pusat pelayanan masyarakat, dan juga terintegrasi dengan moda transportasi lainnya. (FOTO : Wihdan Hidayat / Republika)
Penumpang menunggu keberangkatan bus antarkota antarprovinsi (AKAP) di Terminal Bus Giwangan, Yogyakarta, Kamis (23/6/2022). Kemenhub akan merevitalisasi Terminal Bus Tipe A Giwangan Yogyakarta. Tetapi melihat bangunan terminal, revitalisasi hanya sebatas renovasi bangunan yang sudah rusak. Melalui revitalisasi ini, terminal bus bukan hanya sebagai tempat naik dan turun penumpang, melainkan juga memiliki fungsi lain yaitu menggabungkannya dengan kegiatan perkantoran, tempat tinggal, hotel, pusat perbelanjaan, pusat pelayanan masyarakat, dan juga terintegrasi dengan moda transportasi lainnya. (FOTO : Wihdan Hidayat / Republika)
inline
REPUBLIKA.CO.ID,YOGYAKARTA -- Bus antarkota antarprovinsi (AKAP) menunggu penumpang di Terminal Bus Giwangan, Yogyakarta, Kamis (23/6/2022).
Kemenhub akan merevitalisasi Terminal Bus Tipe A Giwangan Yogyakarta. Tetapi melihat bangunan terminal, revitalisasi hanya sebatas renovasi bangunan yang sudah rusak. Melalui revitalisasi ini, terminal bus bukan hanya sebagai tempat naik dan turun penumpang, melainkan juga memiliki fungsi lain yaitu menggabungkannya dengan kegiatan perkantoran, tempat tinggal, hotel, pusat perbelanjaan, pusat pelayanan masyarakat, dan juga terintegrasi dengan moda transportasi lainnya.