BPJAMSOSTEK Optimistis Target Kepesertaan 70 Juta Perkeja pada 2026
Target akan tercapai melalui berbagai pendekatan di antaranya lewat pekerja informal..
Rep: Prayogi/ Red: Mohamad Amin Madani
Sejumlah pekerja dengan alat pelindung diri (APD) melakukan perawatan di Gedung Kura-Kura, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (7/11/2022). BPJS Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) optimis target kepesertaan aktif 70 juta pekerja pada 2026 akan tercapai melalui berbagai pendekatan di antaranya melalui pendekatan langsung kepada pekerja informal atau bukan penerima upah (BPU). (FOTO : Republika/Prayogi)
Sejumlah pekerja dengan alat pelindung diri (APD) melakukan perawatan di Gedung Kura-Kura, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (7/11/2022). BPJS Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) optimis target kepesertaan aktif 70 juta pekerja pada 2026 akan tercapai melalui berbagai pendekatan di antaranya melalui pendekatan langsung kepada pekerja informal atau bukan penerima upah (BPU).Prayogi/Republika. (FOTO : Republika/Prayogi)
Sejumlah pekerja dengan alat pelindung diri (APD) melakukan perawatan di Gedung Kura-Kura, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (7/11/2022). BPJS Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) optimis target kepesertaan aktif 70 juta pekerja pada 2026 akan tercapai melalui berbagai pendekatan di antaranya melalui pendekatan langsung kepada pekerja informal atau bukan penerima upah (BPU).Prayogi/Republika. (FOTO : Republika/Prayogi)
Sejumlah pekerja dengan alat pelindung diri (APD) melakukan perawatan di Gedung Kura-Kura, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (7/11/2022). BPJS Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) optimis target kepesertaan aktif 70 juta pekerja pada 2026 akan tercapai melalui berbagai pendekatan di antaranya melalui pendekatan langsung kepada pekerja informal atau bukan penerima upah (BPU).Prayogi/Republika. (FOTO : Republika/Prayogi)
Sejumlah pekerja dengan alat pelindung diri (APD) melakukan perawatan di Gedung Kura-Kura, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (7/11/2022). BPJS Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) optimis target kepesertaan aktif 70 juta pekerja pada 2026 akan tercapai melalui berbagai pendekatan di antaranya melalui pendekatan langsung kepada pekerja informal atau bukan penerima upah (BPU).Prayogi/Republika. (FOTO : Republika/Prayogi)
Sejumlah pekerja dengan alat pelindung diri (APD) melakukan perawatan di Gedung Kura-Kura, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (7/11/2022). BPJS Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) optimis target kepesertaan aktif 70 juta pekerja pada 2026 akan tercapai melalui berbagai pendekatan di antaranya melalui pendekatan langsung kepada pekerja informal atau bukan penerima upah (BPU).Prayogi/Republika. (FOTO : Republika/Prayogi)
Sejumlah pekerja dengan alat pelindung diri (APD) melakukan perawatan di Gedung Kura-Kura, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (7/11/2022). BPJS Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) optimis target kepesertaan aktif 70 juta pekerja pada 2026 akan tercapai melalui berbagai pendekatan di antaranya melalui pendekatan langsung kepada pekerja informal atau bukan penerima upah (BPU).Prayogi/Republika. (FOTO : Republika/Prayogi)
inline
REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA -- Sejumlah pekerja dengan alat pelindung diri (APD) melakukan perawatan di Gedung Kura-Kura, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (7/11/2022).
BPJS Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) optimistis target kepesertaan aktif 70 juta pekerja pada 2026 akan tercapai melalui berbagai pendekatan di antaranya melalui pendekatan langsung kepada pekerja informal atau bukan penerima upah (BPU).