Senin 07 Nov 2022 17:34 WIB

BPJAMSOSTEK Optimistis Target Kepesertaan 70 Juta Perkeja pada 2026

Target akan tercapai melalui berbagai pendekatan di antaranya lewat pekerja informal..

Rep: Prayogi/ Red: Mohamad Amin Madani

Sejumlah pekerja dengan alat pelindung diri (APD) melakukan perawatan di Gedung Kura-Kura, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (7/11/2022). BPJS Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) optimis target kepesertaan aktif 70 juta pekerja pada 2026 akan tercapai melalui berbagai pendekatan di antaranya melalui pendekatan langsung kepada pekerja informal atau bukan penerima upah (BPU). (FOTO : Republika/Prayogi)

Sejumlah pekerja dengan alat pelindung diri (APD) melakukan perawatan di Gedung Kura-Kura, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (7/11/2022). BPJS Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) optimis target kepesertaan aktif 70 juta pekerja pada 2026 akan tercapai melalui berbagai pendekatan di antaranya melalui pendekatan langsung kepada pekerja informal atau bukan penerima upah (BPU).Prayogi/Republika. (FOTO : Republika/Prayogi)

Sejumlah pekerja dengan alat pelindung diri (APD) melakukan perawatan di Gedung Kura-Kura, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (7/11/2022). BPJS Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) optimis target kepesertaan aktif 70 juta pekerja pada 2026 akan tercapai melalui berbagai pendekatan di antaranya melalui pendekatan langsung kepada pekerja informal atau bukan penerima upah (BPU).Prayogi/Republika. (FOTO : Republika/Prayogi)

Sejumlah pekerja dengan alat pelindung diri (APD) melakukan perawatan di Gedung Kura-Kura, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (7/11/2022). BPJS Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) optimis target kepesertaan aktif 70 juta pekerja pada 2026 akan tercapai melalui berbagai pendekatan di antaranya melalui pendekatan langsung kepada pekerja informal atau bukan penerima upah (BPU).Prayogi/Republika. (FOTO : Republika/Prayogi)

Sejumlah pekerja dengan alat pelindung diri (APD) melakukan perawatan di Gedung Kura-Kura, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (7/11/2022). BPJS Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) optimis target kepesertaan aktif 70 juta pekerja pada 2026 akan tercapai melalui berbagai pendekatan di antaranya melalui pendekatan langsung kepada pekerja informal atau bukan penerima upah (BPU).Prayogi/Republika. (FOTO : Republika/Prayogi)

Sejumlah pekerja dengan alat pelindung diri (APD) melakukan perawatan di Gedung Kura-Kura, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (7/11/2022). BPJS Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) optimis target kepesertaan aktif 70 juta pekerja pada 2026 akan tercapai melalui berbagai pendekatan di antaranya melalui pendekatan langsung kepada pekerja informal atau bukan penerima upah (BPU).Prayogi/Republika. (FOTO : Republika/Prayogi)

Sejumlah pekerja dengan alat pelindung diri (APD) melakukan perawatan di Gedung Kura-Kura, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (7/11/2022). BPJS Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) optimis target kepesertaan aktif 70 juta pekerja pada 2026 akan tercapai melalui berbagai pendekatan di antaranya melalui pendekatan langsung kepada pekerja informal atau bukan penerima upah (BPU).Prayogi/Republika. (FOTO : Republika/Prayogi)

inline

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA -- Sejumlah pekerja dengan alat pelindung diri (APD) melakukan perawatan di Gedung Kura-Kura, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (7/11/2022).

BPJS Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) optimistis target kepesertaan aktif 70 juta pekerja pada 2026 akan tercapai melalui berbagai pendekatan di antaranya melalui pendekatan langsung kepada pekerja informal atau bukan penerima upah (BPU). 

Advertisement
Berita Terkait
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement