Petugas Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau memeriksa kondisi bayi beruang madu (Helarctos malayanus) di Pusat Penyelamatan Satwa (PPS) kota Pekanbaru, Riau, Selasa (25/7/2023). Bayi beruang madu berjenis kelamin jantan dan berumur satu bulan dengan berat 760 gram tersebut ditemukan tertinggal dari induknya di areal perkebunan masyarakat di Kabupaten Indragiri Hilir, Riau. (FOTO : ANTARA FOTO/Yudhie)
Petugas Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau memeriksa kondisi bayi beruang madu (Helarctos malayanus) di Pusat Penyelamatan Satwa (PPS) kota Pekanbaru, Riau, Selasa (25/7/2023). Bayi beruang madu berjenis kelamin jantan dan berumur satu bulan dengan berat 760 gram tersebut ditemukan tertinggal dari induknya di areal perkebunan masyarakat di Kabupaten Indragiri Hilir, Riau. (FOTO : ANTARA FOTO/Yudhie)
inline
REPUBLIKA.CO.ID, RIAU -- Petugas Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau memeriksa kondisi bayi beruang madu (Helarctos malayanus) di Pusat Penyelamatan Satwa (PPS) kota Pekanbaru, Riau, Selasa (25/7/2023).
Bayi beruang madu berjenis kelamin jantan dan berumur satu bulan dengan berat 760 gram tersebut ditemukan tertinggal dari induknya di area perkebunan masyarakat di Kabupaten Indragiri Hilir, Riau.
sumber : ANTARA FOTO/Yudhie