Jumat 24 Apr 2026 22:00 WIB

Aksi Hari Bumi di DPR Soroti Ancaman Krisis Iklim

Aksi Hari Bumi diisi dengan orasi dan teatrikal.

Rep: Prayogi/ Red: Edwin Dwi Putranto

Sejumlah orang mengikuti aksi damai memperingati Hari Bumi di depan Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (24/4/2026). Aksi tersebut digelar dalam rangka memperingati Hari Bumi yang tahun ini memasuki peringatan ke-56. Kondisi bumi dinilai semakin memprihatinkan dan berada di ambang krisis bagi kehidupan makhluk hidup. Ancaman kenaikan suhu bumi sebesar 1,5 derajat Celsius pun dinilai belum mampu diatasi secara signifikan. (FOTO : Republika/Prayogi)

Sejumlah orang mengikuti aksi damai memperingati Hari Bumi di depan Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (24/4/2026). Aksi tersebut digelar dalam rangka memperingati Hari Bumi yang tahun ini memasuki peringatan ke-56. Kondisi bumi dinilai semakin memprihatinkan dan berada di ambang krisis bagi kehidupan makhluk hidup. Ancaman kenaikan suhu bumi sebesar 1,5 derajat Celsius pun dinilai belum mampu diatasi secara signifikan. (FOTO : Republika/Prayogi)

Sejumlah orang menggambarkan kondisi bumi saat mengikuti aksi damai memperingati Hari Bumi di depan Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (24/4/2026). Aksi tersebut digelar dalam rangka memperingati Hari Bumi yang tahun ini memasuki peringatan ke-56. Kondisi bumi dinilai semakin memprihatinkan dan berada di ambang krisis bagi kehidupan makhluk hidup. Ancaman kenaikan suhu bumi sebesar 1,5 derajat Celsius pun dinilai belum mampu diatasi secara signifikan. (FOTO : Republika/Prayogi)

Sejumlah orang membentangkan spaduk saat mengikuti aksi damai memperingati Hari Bumi di depan Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (24/4/2026). Aksi tersebut digelar dalam rangka memperingati Hari Bumi yang tahun ini memasuki peringatan ke-56. Kondisi bumi dinilai semakin memprihatinkan dan berada di ambang krisis bagi kehidupan makhluk hidup. Ancaman kenaikan suhu bumi sebesar 1,5 derajat Celsius pun dinilai belum mampu diatasi secara signifikan. (FOTO : Republika/Prayogi)

Sejumlah orang mengikuti aksi damai memperingati Hari Bumi di depan Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (24/4/2026). Aksi tersebut digelar dalam rangka memperingati Hari Bumi yang tahun ini memasuki peringatan ke-56. Kondisi bumi dinilai semakin memprihatinkan dan berada di ambang krisis bagi kehidupan makhluk hidup. Ancaman kenaikan suhu bumi sebesar 1,5 derajat Celsius pun dinilai belum mampu diatasi secara signifikan. (FOTO : Republika/Prayogi)

Sejumlah orang mengikuti aksi damai memperingati Hari Bumi di depan Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (24/4/2026). Aksi tersebut digelar dalam rangka memperingati Hari Bumi yang tahun ini memasuki peringatan ke-56. Kondisi bumi dinilai semakin memprihatinkan dan berada di ambang krisis bagi kehidupan makhluk hidup. Ancaman kenaikan suhu bumi sebesar 1,5 derajat Celsius pun dinilai belum mampu diatasi secara signifikan. (FOTO : Republika/Prayogi)

Sejumlah orang menggambarkan kondisi bumi saat mengikuti aksi damai memperingati Hari Bumi di depan Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (24/4/2026). Aksi tersebut digelar dalam rangka memperingati Hari Bumi yang tahun ini memasuki peringatan ke-56. Kondisi bumi dinilai semakin memprihatinkan dan berada di ambang krisis bagi kehidupan makhluk hidup. Ancaman kenaikan suhu bumi sebesar 1,5 derajat Celsius pun dinilai belum mampu diatasi secara signifikan. (FOTO : Republika/Prayogi)

Sejumlah orang menuliskan kata-kata saat mengikuti aksi damai memperingati Hari Bumi di depan Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (24/4/2026). Aksi tersebut digelar dalam rangka memperingati Hari Bumi yang tahun ini memasuki peringatan ke-56. Kondisi bumi dinilai semakin memprihatinkan dan berada di ambang krisis bagi kehidupan makhluk hidup. Ancaman kenaikan suhu bumi sebesar 1,5 derajat Celsius pun dinilai belum mampu diatasi secara signifikan. (FOTO : Republika/Prayogi)

Sejumlah orang mengikuti aksi damai memperingati Hari Bumi di depan Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (24/4/2026). Aksi tersebut digelar dalam rangka memperingati Hari Bumi yang tahun ini memasuki peringatan ke-56. Kondisi bumi dinilai semakin memprihatinkan dan berada di ambang krisis bagi kehidupan makhluk hidup. Ancaman kenaikan suhu bumi sebesar 1,5 derajat Celsius pun dinilai belum mampu diatasi secara signifikan. (FOTO : Republika/Prayogi)

Sejumlah orang mengikuti aksi damai memperingati Hari Bumi di depan Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (24/4/2026). Aksi tersebut digelar dalam rangka memperingati Hari Bumi yang tahun ini memasuki peringatan ke-56. Kondisi bumi dinilai semakin memprihatinkan dan berada di ambang krisis bagi kehidupan makhluk hidup. Ancaman kenaikan suhu bumi sebesar 1,5 derajat Celsius pun dinilai belum mampu diatasi secara signifikan. (FOTO : Republika/Prayogi)

inline

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sejumlah orang mengikuti aksi damai memperingati Hari Bumi di depan Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (24/4/2026).

Aksi tersebut digelar dalam rangka memperingati Hari Bumi yang tahun ini memasuki peringatan ke-56. Kondisi bumi dinilai semakin memprihatinkan dan berada di ambang krisis bagi kehidupan makhluk hidup. Ancaman kenaikan suhu bumi sebesar 1,5 derajat Celsius pun dinilai belum mampu diatasi secara signifikan.

sumber : Republika
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement