Rabu 02 Aug 2023 07:16 WIB

Bulan Agustus Waktunya Menetas Telur Penyu Lekang

Setiap tahun sekitar seribuan tukik menetas di sini dan kemudian dilepasliarkan .

Rep: Wihdan Hidayat/ Red: Tahta Aidilla

Tukik Penyu Lekang yang berusia lima hari di Konservasi Penyu Abadi, Pantai Trisik, Kulonprogo, Yogyakarta, Selasa (1/8/2023). Bulan Juli-Agustus merupakan waktu untuk melihat anak penyu atau tukik, karena jadwal menetas bagi telur penyu di tempat konservasi ini. Setiap tahun sekitar seribuan tukik menetas di sini dan kemudian dilepasliarkan kembali ke laut. Konservasi Penyu Abadi sudah mulai menetaskan telur penyu sejak 2004 silam. (FOTO : Republika/Wihdan Hidayat)

Beberapa telur Penyu Lekang yang gagal menetas di Konservasi Penyu Abadi, Pantai Trisik, Kulonprogo, Yogyakarta, Selasa (1/8/2023). Bulan Juli-Agustus merupakan waktu untuk melihat anak penyu atau tukik, karena jadwal menetas bagi telur penyu di tempat konservasi ini. Setiap tahun sekitar seribuan tukik menetas di sini dan kemudian dilepasliarkan kembali ke laut. Konservasi Penyu Abadi sudah mulai menetaskan telur penyu sejak 2004 silam. (FOTO : Republika/Wihdan Hidayat)

Tukik Penyu Lekang berusia tiga hari di Konservasi Penyu Abadi, Pantai Trisik, Kulonprogo, Yogyakarta, Selasa (1/8/2023). Bulan Juli-Agustus merupakan waktu untuk melihat anak penyu atau tukik, karena jadwal menetas bagi telur penyu di tempat konservasi ini. Setiap tahun sekitar seribuan tukik menetas di sini dan kemudian dilepasliarkan kembali ke laut. Konservasi Penyu Abadi sudah mulai menetaskan telur penyu sejak 2004 silam. (FOTO : Republika/Wihdan Hidayat)

Tukik Penyu Lekang berusia lima hari dalam bak penampungan di Konservasi Penyu Abadi, Pantai Trisik, Kulonprogo, Yogyakarta, Selasa (1/8/2023). Bulan Juli-Agustus merupakan waktu untuk melihat anak penyu atau tukik, karena jadwal menetas bagi telur penyu di tempat konservasi ini. Setiap tahun sekitar seribuan tukik menetas di sini dan kemudian dilepasliarkan kembali ke laut. Konservasi Penyu Abadi sudah mulai menetaskan telur penyu sejak 2004 silam. (FOTO : Republika/Wihdan Hidayat)

Pelestari Penyu, Jarnuji atau Mbah Kromo memberi makan tukik Penyu Lekang di Konservasi Penyu Abadi, Pantai Trisik, Kulonprogo, Yogyakarta, Selasa (1/8/2023). Bulan Juli-Agustus merupakan waktu untuk melihat anak penyu atau tukik, karena jadwal menetas bagi telur penyu di tempat konservasi ini. Setiap tahun sekitar seribuan tukik menetas di sini dan kemudian dilepasliarkan kembali ke laut. Konservasi Penyu Abadi sudah mulai menetaskan telur penyu sejak 2004 silam. (FOTO : Republika/Wihdan Hidayat)

Udang yang digunakan untuk memberi makan tukik Penyu Lekang di Konservasi Penyu Abadi, Pantai Trisik, Kulonprogo, Yogyakarta, Selasa (1/8/2023). Bulan Juli-Agustus merupakan waktu untuk melihat anak penyu atau tukik, karena jadwal menetas bagi telur penyu di tempat konservasi ini. Setiap tahun sekitar seribuan tukik menetas di sini dan kemudian dilepasliarkan kembali ke laut. Konservasi Penyu Abadi sudah mulai menetaskan telur penyu sejak 2004 silam. (FOTO : Republika/Wihdan Hidayat)

Tukik Penyu Lekang mulai memakan udang di Konservasi Penyu Abadi, Pantai Trisik, Kulonprogo, Yogyakarta, Selasa (1/8/2023). Bulan Juli-Agustus merupakan waktu untuk melihat anak penyu atau tukik, karena jadwal menetas bagi telur penyu di tempat konservasi ini. Setiap tahun sekitar seribuan tukik menetas di sini dan kemudian dilepasliarkan kembali ke laut. Konservasi Penyu Abadi sudah mulai menetaskan telur penyu sejak 2004 silam. (FOTO : Republika/Wihdan Hidayat)

inline

REPUBLIKA.CO.ID,  Tukik Penyu Lekang berusia lima hari dalam bak penampungan di Konservasi Penyu Abadi, Pantai Trisik, Kulonprogo, Yogyakarta, Selasa (1/8/2023).

Bulan Juli-Agustus merupakan waktu untuk melihat anak penyu atau tukik, karena jadwal menetas bagi telur penyu di tempat konservasi ini.

Setiap tahun sekitar seribuan tukik menetas di sini dan kemudian dilepasliarkan kembali ke laut. Konservasi Penyu Abadi sudah mulai menetaskan telur penyu sejak 2004 silam.

 

sumber : Republika/Wihdan Hidayat
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement