Jumat 12 Jan 2024 11:33 WIB

Jelang Pernikahan, Rangkaian Kesenian Adat Badui di Gelar Hingga Dini hari

Pada bulan ke-12 merupakan musim pernikahan bagi warga Suku Badui.

Red: Tahta Aidilla

Remaja Suku Badui manampilkan pencak silat di Kampung Kaduketug, Lebak, Banten, Rabu (10/1/2024). Penampilan berbagai kesenian Suku Badui seperti tari jaipong sunda, pencak silat, dan pantun Badui tersebut merupakan rangkaian adat menjelang pernikahan warga Suku Badui yang dilaksanakan pada malam hari hingga esok pagi. ANTARA FOTO/Muhammad Bagus Khoirunas/nz (FOTO : ANTARA FOTO/Muhammad Bagus Khoirunas)

Warga Suku Badui berfoto bersama pengantin Badui di Kampung Kaduketug, Lebak, Banten, Kamis (11/1/2024). Pada bulan ke-12 atau bulan Hapid Badui menurut penanggalan Suku Badui merupakan musim pernikahan bagi warga Suku Badui dan bulan berikutnya dilanjutkan dengan tradisi Kawalu pada bulan Kasa. (FOTO : ANTARA FOTO/Muhammad Bagus Khoirunas)

Wanita Suku Badui manampilkan tarian Jaipong Sunda di Kampung Kaduketug, Lebak, Banten, Rabu (10/1/2024). Penampilan berbagai kesenian Suku Badui seperti tari jaipong sunda, pencak silat, dan pantun Badui tersebut merupakan rangkaian adat menjelang pernikahan warga Suku Badui yang dilaksanakan pada malam hari hingga esok pagi. ANTARA FOTO/Muhammad Bagus Khoirunas/nz (FOTO : ANTARA FOTO/Muhammad Bagus Khoirunas)

inline

REPUBLIKA.CO.ID,  LEBAK. --  Pernikahan adat suku Badui digelar, Lebak, Banten, Kamis (11/1/2024). Penampilan berbagai kesenian Suku Badui, seperti tari jaipong sunda, pencak silat, dan pantun Badui tersebut merupakan rangkaian adat menjelang pernikahan warga Suku Badui yang dilaksanakan pada malam hari hingga esok pagi. 

Pada bulan ke-12 atau bulan Hapid Badui menurut penanggalan Suku Badui merupakan musim pernikahan bagi warga Suku Badui. Dan bulan berikutnya dilanjutkan dengan tradisi Kawalu pada bulan Kasa. 

 

sumber : ANTARA FOTO/Muhammad Bagus Khoirunas
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement