Kamis 18 Jan 2024 15:28 WIB

Tekan Angka Penularan, Puskesmas Cilandak Gelar Pemeriksaan TBC Gratis

Skrining TBC digelar secara gratis dengan kuota 150 orang per hari .

Rep: Thoudy Badai/ Red: Tahta Aidilla

Tenaga Kesehatan dari Puskesmas Kecamatan Cilandak melakukan rontgen pada pasien untuk dilakukan skrining penyakit TBC dengan pemeriksaan rontgen dada dan mantoux di RPTRA Pinang Pola, Pondok Labu, Cilandak, Jakarta Selatan, Kamis (18/1/2024). (FOTO : Republika/Thoudy Badai)

Tenaga Kesehatan dari Puskesmas Kecamatan Cilandak memeriksa pasien untuk dilakukan skrining penyakit TBC dengan pemeriksaan rontgen dada dan mantoux di RPTRA Pinang Pola, Pondok Labu, Cilandak, Jakarta Selatan, Kamis (18/1/2024). (FOTO : Republika/Thoudy Badai)

Tenaga Kesehatan dari Puskesmas Kecamatan Cilandak memeriksa riwayat penyakit pasien untuk dilakukan skrining penyakit TBC dengan pemeriksaan rontgen dada dan mantoux di RPTRA Pinang Pola, Pondok Labu, Cilandak, Jakarta Selatan, Kamis (18/1/2024). (FOTO : Republika/Thoudy Badai)

Tenaga Kesehatan dari Puskesmas Kecamatan Cilandak mendata hasil rontgen pasien untuk dilakukan skrining penyakit TBC dengan pemeriksaan rontgen dada dan mantoux di RPTRA Pinang Pola, Pondok Labu, Cilandak, Jakarta Selatan, Kamis (18/1/2024). (FOTO : Republika/Thoudy Badai)

Tenaga Kesehatan dari Puskesmas Kecamatan Cilandak memeriksa kelenjar tiroid pasien untuk dilakukan skrining penyakit TBC dengan pemeriksaan rontgen dada dan mantoux di RPTRA Pinang Pola, Pondok Labu, Cilandak, Jakarta Selatan, Kamis (18/1/2024). (FOTO : Republika/Thoudy Badai)

Tenaga Kesehatan dari Puskesmas Kecamatan Cilandak memeriksa pasien untuk dilakukan skrining penyakit TBC dengan pemeriksaan rontgen dada dan mantoux di RPTRA Pinang Pola, Pondok Labu, Cilandak, Jakarta Selatan, Kamis (18/1/2024). (FOTO : Republika/Thoudy Badai)

inline

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA--  Skrining penyakit TBC dengan pemeriksaan rontgen dada dan mantoux di RPTRA Pinang Pola, Pondok Labu, Cilandak, Jakarta Selatan, Kamis (18/1/2024).

Pemeriksaan tersebut digelar secara gratis dengan kuota 150 orang per hari. Pemeriksaan ini ditujukan bagi warga yang tinggal serumah atau kontak langsung dengan pasien positif TBC sehingga dapat menekan angka penularan TBC secara meluas.

sumber : Republika/Thoudy Badai
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement