Rabu 28 Feb 2024 08:32 WIB

Pemilu Pendahuluan Dimulai, Warga Keturunan Arab Tolak Pilih Biden

Michigan merupakan negara bagian yang suara warganya diperebutkan setiap pemilu.

Red: Tahta Aidilla

Para pemilih mengisi surat suara mereka untuk pemilihan pendahuluan Michigan di Grosse Pointe Farms, Michigan, Rabu (28/2/2024) WIB. (FOTO : AP)

Seorang pemilih berjalan ke lokasi pemilihan pendahuluan Michigan di Dearborn, Michigan, Rabu (28/2/2024) WIB. (FOTO : AP)

Para pemilih mengisi surat suara mereka untuk pemilihan pendahuluan Michigan di Dearborn, Michigan, Rabu (28/2/2024) WIB. (FOTO : AP)

Eric Suter-Bull memegang tanda Vote Uncommit di luar lokasi pemungutan suara di Saline Intermediate School untuk pemilihan pendahuluan Michigan di Dearborn, Michigan, Rabu (28/2/2024) WIB. (FOTO : AP)

Seorang pemilih menyelesaikan pemungutan suara di tempat pemungutan suara yang terletak di Greater Grace Temple saat memberikan suara pada pemilihan pendahuluan presiden 2024 di Detroit, Michigan, AS, Rabu (28/2/2024) WIB. (FOTO : EPA)

inline

REPUBLIKA.CO.ID, MICHIGAN--  Para pemilih mengisi surat suara mereka untuk pemilihan pendahuluan Michigan di Grosse Pointe Farms, Michigan, Rabu (28/2/2024) WIB.

Warga Kota Dearborn, Michigan, yang mayoritasnya keturunan Arab-Amerika, keputusannya membuat Presiden AS Joe Biden kalah dalam pemilihan pendahuluan, akibat dukungannya terhadap Israel dalam perang melawan Hamas di Gaza.

Michigan merupakan negara bagian yang suara warganya diperebutkan setiap pemilu karena mereka tidak terafiliasi dengan kandidat presiden atau partai tertentu.

sumber : EPA, AP Photo
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement