REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Harga emas menunjukkan tren kenaikan yang kian agresif pada awal 2026. Dalam kurun satu bulan pertama tahun ini saja, harga emas melonjak hingga 33,4 persen, mencerminkan tingginya minat pasar terhadap aset lindung nilai di tengah ketidakpastian ekonomi global. Pada 30 Januari 2026, harga emas tercatat mencapai Rp3.318.000 per gram, naik tajam dibandingkan posisi 1 Januari 2026 yang berada di level Rp2.488.000 per gram.
Lonjakan harga emas tersebut juga mempertegas tren kenaikan jangka panjang dalam beberapa tahun terakhir. Data harga-emas.org mencatat, pada 1 Januari 2025 harga emas masih berada di kisaran Rp1.488.127 per gram, sementara pada awal 2024 tercatat Rp1.072.905 per gram. Jika ditarik lebih jauh, harga emas pada awal 2020 masih berada di level Rp704.639 per gram dan Rp625.240 per gram pada awal 2019. Kenaikan beruntun ini menempatkan emas kembali sebagai aset aman yang semakin diandalkan investor dalam menjaga nilai kekayaan.