Foto udara suasana ruwat desa dengan tumpeng tempe setinggi 9 meter di Lapangan Desa Sedenganmijen, Krian, Sidoarjo, Jawa Timur, Ahad (1/2/2026). Tradisi yang diselenggarakan setiap tahun menjelang bulan suci Ramadhan tersebut menjadi ajang sedekah dan sebagai bentuk rasa syukur para perajin tempe kepada Tuhan YME atas limpahan rezeki serta promosi wisata di daerah itu. (FOTO : ANTARA FOTO/Umarul Faruq)
Warga berebut tumpeng tempe saat ruwat desa di Lapangan Desa Sedenganmijen, Krian, Sidoarjo, Jawa Timur, Ahad (1/2/2026). Tradisi ruwat desa dengan membuat tumpeng tempe setinggi 9 meter yang diselenggarakan setiap tahun menjelang bulan suci Ramadhan tersebut menjadi ajang sedekah dan sebagai bentuk rasa syukur para perajin tempe kepada Tuhan YME atas limpahan rezeki serta promosi wisata di daerah itu. (FOTO : ANTARA FOTO/Umarul Faruq)
Panitia membagikan tempe saat ruwat desa di Lapangan Desa Sedenganmijen, Krian, Sidoarjo, Jawa Timur, Ahad (1/2/2026). Tradisi ruwat desa dengan membuat tumpeng tempe setinggi 9 meter yang diselenggarakan setiap tahun menjelang bulan suci Ramadhan tersebut menjadi ajang sedekah dan sebagai bentuk rasa syukur para perajin tempe kepada Tuhan YME atas limpahan rezeki serta promosi wisata di daerah itu. (FOTO : ANTARA FOTO/Umarul Faruq)
inline
REPUBLIKA.CO.ID, SIDOARJO -- Penampakan tumpeng tempe setinggi 9 meter di Lapangan Desa Sedenganmijen, Krian, Sidoarjo, Jawa Timur, Ahad (1/2/2026).
Tradisi yang diselenggarakan setiap tahun menjelang bulan suci Ramadhan tersebut menjadi ajang sedekah dan sebagai bentuk rasa syukur para perajin tempe kepada Tuhan YME atas limpahan rezeki serta promosi wisata di daerah itu.
sumber : Antara Foto