Selasa 31 Mar 2026 08:00 WIB

70 Titik Panas Terdeteksi di Kepulauan Riau, Dipicu Cuaca Panas Ekstrem dan Angin Kencang

Karhutla landa kawasan hutan resapan air Dam Duriangkang Batam.

Red: Edwin Dwi Putranto

Petugas gabungan berusaha memadamkan api yang membakar kawasan hutan resapan air Dam Duriangkang, Batam, Kepulauan Riau, Senin (30/3/2026). Berdasarkan data sistem pemantauan kebakaran hutan dan lahan SiPongi Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), sepanjang Februari hingga Maret 2026 tercatat sebanyak 70 titik panas (hot spot) terdeteksi di wilayah Kepulauan Riau yang dipicu oleh cuaca panas ekstrem serta angin kencang. (FOTO : ANTARA FOTO/Teguh Prihatna)

Petugas gabungan berusaha memadamkan api yang membakar kawasan hutan resapan air Dam Duriangkang, Batam, Kepulauan Riau, Senin (30/3/2026). Berdasarkan data sistem pemantauan kebakaran hutan dan lahan SiPongi Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), sepanjang Februari hingga Maret 2026 tercatat sebanyak 70 titik panas (hot spot) terdeteksi di wilayah Kepulauan Riau yang dipicu oleh cuaca panas ekstrem serta angin kencang. (FOTO : ANTARA FOTO/Teguh Prihatna)

Petugas gabungan berusaha memadamkan api yang membakar kawasan hutan resapan air Dam Duriangkang, Batam, Kepulauan Riau, Senin (30/3/2026). Berdasarkan data sistem pemantauan kebakaran hutan dan lahan SiPongi Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), sepanjang Februari hingga Maret 2026 tercatat sebanyak 70 titik panas (hot spot) terdeteksi di wilayah Kepulauan Riau yang dipicu oleh cuaca panas ekstrem serta angin kencang. (FOTO : ANTARA FOTO/Teguh Prihatna)

inline

REPUBLIKA.CO.ID, BATAM -- Petugas gabungan berusaha memadamkan api yang membakar kawasan hutan resapan air Dam Duriangkang, Batam, Kepulauan Riau, Senin (30/3/2026).

Berdasarkan data sistem pemantauan kebakaran hutan dan lahan SiPongi Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), sepanjang Februari hingga Maret 2026 tercatat sebanyak 70 titik panas (hot spot) terdeteksi di wilayah Kepulauan Riau yang dipicu oleh cuaca panas ekstrem serta angin kencang. 

sumber : Antara Foto
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement