Sabtu 25 Apr 2026 20:44 WIB

Intip Keseruan Anak-anak Belajar Wayang di Museum Nasional

Museum Nasional bersama Aniwayang menggelar pagelaran wayang.

Rep: Thoudy Badai/ Red: Edwin Dwi Putranto

Anak-anak mengikuti kegiatan praktik memainkan wayang saat gelaran Aniwayang Desa Timun di Museum Nasional, Jakarta, Sabtu (25/4/2026). Museum Nasional bersama Aniwayang menggelar pagelaran wayang dengan tema Desa Timun yang menceritakan tentang sejarah Museum Nasional dengan tujuan memperkenalkan kesenian wayang sejak usia dini. (FOTO : Republika/Thoudy Badai)

Dalang memainkan wayang saat gelaran Aniwayang Desa Timun di Museum Nasional, Jakarta, Sabtu (25/4/2026). Museum Nasional bersama Aniwayang menggelar pagelaran wayang dengan tema Desa Timun yang menceritakan tentang sejarah Museum Nasional dengan tujuan memperkenalkan kesenian wayang sejak usia dini. (FOTO : Republika/Thoudy Badai)

Anak-anak didampingi orang tuanya menyaksikan pagelaran wayang pada gelaran Aniwayang Desa Timun di Museum Nasional, Jakarta, Sabtu (25/4/2026). Museum Nasional bersama Aniwayang menggelar pagelaran wayang dengan tema Desa Timun yang menceritakan tentang sejarah Museum Nasional dengan tujuan memperkenalkan kesenian wayang sejak usia dini. (FOTO : Republika/Thoudy Badai)

Dalang memainkan wayang saat gelaran Aniwayang Desa Timun di Museum Nasional, Jakarta, Sabtu (25/4/2026). Museum Nasional bersama Aniwayang menggelar pagelaran wayang dengan tema Desa Timun yang menceritakan tentang sejarah Museum Nasional dengan tujuan memperkenalkan kesenian wayang sejak usia dini. (FOTO : Republika/Thoudy Badai)

Dalang memainkan wayang saat gelaran Aniwayang Desa Timun di Museum Nasional, Jakarta, Sabtu (25/4/2026). Museum Nasional bersama Aniwayang menggelar pagelaran wayang dengan tema Desa Timun yang menceritakan tentang sejarah Museum Nasional dengan tujuan memperkenalkan kesenian wayang sejak usia dini. (FOTO : Republika/Thoudy Badai)

Peserta mengikuti kegiatan praktik memainkan wayang saat gelaran Aniwayang Desa Timun di Museum Nasional, Jakarta, Sabtu (25/4/2026). Museum Nasional bersama Aniwayang menggelar pagelaran wayang dengan tema Desa Timun yang menceritakan tentang sejarah Museum Nasional dengan tujuan memperkenalkan kesenian wayang sejak usia dini. (FOTO : Republika/Thoudy Badai)

Anak-anak didampingi orang tuanya menyaksikan pagelaran wayang pada gelaran Aniwayang Desa Timun di Museum Nasional, Jakarta, Sabtu (25/4/2026). Museum Nasional bersama Aniwayang menggelar pagelaran wayang dengan tema Desa Timun yang menceritakan tentang sejarah Museum Nasional dengan tujuan memperkenalkan kesenian wayang sejak usia dini. (FOTO : Republika/Thoudy Badai)

Peserta mengikuti kegiatan praktik memainkan wayang saat gelaran Aniwayang Desa Timun di Museum Nasional, Jakarta, Sabtu (25/4/2026). Museum Nasional bersama Aniwayang menggelar pagelaran wayang dengan tema Desa Timun yang menceritakan tentang sejarah Museum Nasional dengan tujuan memperkenalkan kesenian wayang sejak usia dini. (FOTO : Republika/Thoudy Badai)

Anak-anak didampingi orang tuanya menyaksikan pagelaran wayang pada gelaran Aniwayang Desa Timun di Museum Nasional, Jakarta, Sabtu (25/4/2026). Museum Nasional bersama Aniwayang menggelar pagelaran wayang dengan tema Desa Timun yang menceritakan tentang sejarah Museum Nasional dengan tujuan memperkenalkan kesenian wayang sejak usia dini. (FOTO : Republika/Thoudy Badai)

Peserta mengikuti kegiatan praktik memainkan wayang saat gelaran Aniwayang Desa Timun di Museum Nasional, Jakarta, Sabtu (25/4/2026). Museum Nasional bersama Aniwayang menggelar pagelaran wayang dengan tema Desa Timun yang menceritakan tentang sejarah Museum Nasional dengan tujuan memperkenalkan kesenian wayang sejak usia dini. (FOTO : Republika/Thoudy Badai)

inline

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Dalang memainkan wayang saat gelaran Aniwayang Desa Timun di Museum Nasional, Jakarta, Sabtu (25/4/2026).

Museum Nasional bersama Aniwayang menggelar pagelaran wayang dengan tema Desa Timun yang menceritakan tentang sejarah Museum Nasional dengan tujuan memperkenalkan kesenian wayang sejak usia dini.

sumber : Republika
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement