Karyawan Bank Syariah Nasional (Bank BSN) melayani nasabah di Jakarta, Selasa (19/5/2026). Pada triwulan I 2026, Pembiayaan Bank BSN melesat 22,16 persen menjadi Rp56,5 triliun. Aset Bank BSN juga tumbuh 24,54 persen menjadi Rp76,2 triliun. Adapun Dana Pihak Ketiga (DPK) naik persen menjadi Rp58,6 triliun. Dari sisi profitabilitas, laba perseroan ikut meningkat 13,3 persen menjadi Rp225 miliar. (FOTO : Dok Republika)
Karyawan Bank Syariah Nasional (Bank BSN) melayani nasabah di Jakarta, Selasa (19/5/2026). Pada triwulan I 2026, Pembiayaan Bank BSN melesat 22,16 persen menjadi Rp56,5 triliun. Aset Bank BSN juga tumbuh 24,54 persen menjadi Rp76,2 triliun. Adapun Dana Pihak Ketiga (DPK) naik persen menjadi Rp58,6 triliun. Dari sisi profitabilitas, laba perseroan ikut meningkat 13,3 persen menjadi Rp225 miliar. (FOTO : Dok Republika)
Karyawan Bank Syariah Nasional (Bank BSN) melayani nasabah di Jakarta, Selasa (19/5/2026). Pada triwulan I 2026, Pembiayaan Bank BSN melesat 22,16 persen menjadi Rp56,5 triliun. Aset Bank BSN juga tumbuh 24,54 persen menjadi Rp76,2 triliun. Adapun Dana Pihak Ketiga (DPK) naik persen menjadi Rp58,6 triliun. Dari sisi profitabilitas, laba perseroan ikut meningkat 13,3 persen menjadi Rp225 miliar. (FOTO : Dok Republika)
inline
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Karyawan Bank Syariah Nasional (Bank BSN) melayani nasabah di Jakarta, Selasa (19/5/2026).
Pada triwulan I 2026, Pembiayaan Bank BSN melesat 22,16 persen menjadi Rp56,5 triliun. Aset Bank BSN juga tumbuh 24,54 persen menjadi Rp76,2 triliun. Adapun Dana Pihak Ketiga (DPK) naik persen menjadi Rp58,6 triliun. Dari sisi profitabilitas, laba perseroan ikut meningkat 13,3 persen menjadi Rp225 miliar.
sumber : Republika