Ahad 07 Jun 2026 18:30 WIB

Adu Cambuk dalam Tradisi Tiban, Warisan Leluhur yang Tetap Bertahan

Tradisi Tiban warnai musim kemarau di Tulungagung.

Red: Edwin Dwi Putranto

Dua peserta adu kekuatan saling mencambuk dalam gelaran kesenian tradisional Tiban di Tulungagung, Jawa Timur, Ahad (7/6/2026). Kesenian rakyat yang diwariskan secara turun-temurun tersebut lazim digelar masyarakat agraris saat memasuki musim kemarau sebagai simbol permohonan turunnya hujan sekaligus upaya melestarikan kearifan lokal dan tradisi budaya leluhur yang masih bertahan di sejumlah daerah di Jawa Timur. (FOTO : ANTARA FOTO/Destyan Sujarwoko)

Dua peserta adu kekuatan saling mencambuk dalam gelaran kesenian tradisional Tiban di Tulungagung, Jawa Timur, Ahad (7/6/2026). Kesenian rakyat yang diwariskan secara turun-temurun tersebut lazim digelar masyarakat agraris saat memasuki musim kemarau sebagai simbol permohonan turunnya hujan sekaligus upaya melestarikan kearifan lokal dan tradisi budaya leluhur yang masih bertahan di sejumlah daerah di Jawa Timur. (FOTO : ANTARA FOTO/Destyan Sujarwoko)

Dua peserta adu kekuatan saling mencambuk dalam gelaran kesenian tradisional Tiban di Tulungagung, Jawa Timur, Ahad (7/6/2026). Kesenian rakyat yang diwariskan secara turun-temurun tersebut lazim digelar masyarakat agraris saat memasuki musim kemarau sebagai simbol permohonan turunnya hujan sekaligus upaya melestarikan kearifan lokal dan tradisi budaya leluhur yang masih bertahan di sejumlah daerah di Jawa Timur. (FOTO : ANTARA FOTO/Destyan Sujarwoko)

inline

REPUBLIKA.CO.ID, TULUNGAGUNG -- Dua peserta adu kekuatan saling mencambuk dalam gelaran kesenian tradisional Tiban di Tulungagung, Jawa Timur, Ahad (7/6/2026).

Kesenian rakyat yang diwariskan secara turun-temurun tersebut lazim digelar masyarakat agraris saat memasuki musim kemarau sebagai simbol permohonan turunnya hujan sekaligus upaya melestarikan kearifan lokal dan tradisi budaya leluhur yang masih bertahan di sejumlah daerah di Jawa Timur.

sumber : Antara Foto
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement