Senin 08 Jun 2026 17:30 WIB

Jatiluwih dan Tradisi Panen Beras Merah yang Mendunia

Panen padi beras merah digelar setiap bulan Juni.

Red: Edwin Dwi Putranto

Petani memanen padi beras merah di Desa Jatiluwih, Tabanan, Bali. Senin (8/6/2026). Panen padi beras merah yang digelar setiap bulan Juni tersebut menjadi tradisi pertanian khas Bali sekaligus menjadi kearifan lokal di kawasan objek wisata yang telah ditetapkan UNESCO sebagai warisan budaya dunia itu. (FOTO : ANTARA FOTO/Nyoman Hendra Wibowo)

Petani melakukan ritual saat panen padi beras merah di Desa Jatiluwih, Tabanan, Bali. Senin (8/6/2026). Panen padi beras merah yang digelar setiap bulan Juni tersebut menjadi tradisi pertanian khas Bali sekaligus menjadi kearifan lokal di kawasan objek wisata yang telah ditetapkan UNESCO sebagai warisan budaya dunia itu. (FOTO : ANTARA FOTO/Nyoman Hendra Wibowo)

Petani menjemur padi beras merah di Desa Jatiluwih, Tabanan, Bali. Senin (8/6/2026). Panen padi beras merah yang digelar setiap bulan Juni tersebut menjadi tradisi pertanian khas Bali sekaligus menjadi kearifan lokal di kawasan objek wisata yang telah ditetapkan UNESCO sebagai warisan budaya dunia itu. (FOTO : ANTARA FOTO/Nyoman Hendra Wibowo)

inline

REPUBLIKA.CO.ID, TABANAN -- Petani memanen padi beras merah di Desa Jatiluwih, Tabanan, Bali. Senin (8/6/2026).

Panen padi beras merah yang digelar setiap bulan Juni tersebut menjadi tradisi pertanian khas Bali sekaligus menjadi kearifan lokal di kawasan objek wisata yang telah ditetapkan UNESCO sebagai warisan budaya dunia itu.

sumber : Antara Foto
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement