Rabu 17 Jun 2026 17:38 WIB

Pembudidaya Kepiting Soka Aceh Terkendala Pasokan Bibit

Kelangkaan bibit kepiting soka hambat produksi untuk pasar ekspor.

Red: Edwin Dwi Putranto

Petani menyiapkan bibit kepiting soka untuk dibudidayakan di pesisir Banda Aceh, Aceh, Rabu (17/6/2026). Pelaku budi daya kepiting soka atau kepiting cangkang lunak menyebutkan sulit mendapatkan bibit pascabencana hidrometeorologi November 2025 sehingga pasokan untuk pasar ekspor ke Malaysia, China dan Singapura yang dijual dengan harga Rp180 ribu per kilogram tidak maksimal. (FOTO : ANTARA FOTO/Irwansyah Putra)

Petani membawa bibit kepiting soka untuk dibudidayakan di pesisir Banda Aceh, Aceh, Rabu (17/6/2026). Pelaku budi daya kepiting soka atau kepiting cangkang lunak menyebutkan sulit mendapatkan bibit pascabencana hidrometeorologi November 2025 sehingga pasokan untuk pasar ekspor ke Malaysia, China dan Singapura yang dijual dengan harga Rp180 ribu per kilogram tidak maksimal. (FOTO : ANTARA FOTO/Irwansyah Putra)

Petani menyiapkan bibit kepiting soka untuk dibudidayakan di pesisir Banda Aceh, Aceh, Rabu (17/6/2026). Pelaku budi daya kepiting soka atau kepiting cangkang lunak menyebutkan sulit mendapatkan bibit pascabencana hidrometeorologi November 2025 sehingga pasokan untuk pasar ekspor ke Malaysia, China dan Singapura yang dijual dengan harga Rp180 ribu per kilogram tidak maksimal. (FOTO : ANTARA FOTO/Irwansyah Putra)

inline

REPUBLIKA.CO.ID, ACEH -- Petani menyiapkan bibit kepiting soka untuk dibudidayakan di pesisir Banda Aceh, Aceh, Rabu (17/6/2026).

Pelaku budi daya kepiting soka atau kepiting cangkang lunak menyebutkan sulit mendapatkan bibit pascabencana hidrometeorologi November 2025 sehingga pasokan untuk pasar ekspor ke Malaysia, China dan Singapura yang dijual dengan harga Rp180 ribu per kilogram tidak maksimal.

sumber : Antara Foto
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement