Pengendara antre membeli BBM jenis pertalite di salah satu SPBU di Medan, Sumatera Utara, Kamis (16/7/2026). PT Pertamina Patra Niaga berupaya melakukan normalisasi antrean panjang dengan menambah jam operasional menjadi 24 jam dan menambah sebanyak 30 unit mobil tangki BBM untuk disalurkan ke sejumlah SPBU yang ada di wilayah Sumatera Utara. (FOTO : ANTARA FOTO/Yudi Manar)
Antrean terjadi akibat terganggunya distribusi BBM ke sejumlah SPBU di wilayah Sumatera Utara sehingga pasokan belum merata. Selain gangguan distribusi, Pertamina menyebut meningkatnya konsumsi masyarakat setelah dimulainya kembali aktivitas sekolah dan perkantoran turut memicu kepadatan antrean. (FOTO : ANTARA FOTO/Yudi Manar)
Pertamina menegaskan stok BBM dalam kondisi aman dan terus berupaya menormalkan distribusi secara bertahap. Masyarakat diimbau membeli BBM sesuai kebutuhan agar proses normalisasi pasokan dan pelayanan di SPBU dapat berlangsung lebih cepat. (FOTO : ANTARA FOTO/Yudi Manar)
inline
REPUBLIKA.CO.ID, MEDAN -- Antrean kendaraan mengular di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Kota Medan dan beberapa daerah di Sumatera Utara dalam beberapa hari terakhir. Kondisi tersebut dipicu gangguan distribusi bahan bakar minyak (BBM) yang diperparah meningkatnya konsumsi masyarakat setelah aktivitas sekolah dan perkantoran kembali normal. Untuk mengurai antrean, PT Pertamina Patra Niaga memperpanjang operasional SPBU menjadi 24 jam serta mengerahkan tambahan 30 unit mobil tangki guna mempercepat distribusi BBM ke berbagai wilayah.
sumber : Antara Foto