Kamis 30 Jul 2026 07:05 WIB

Mangrove Mengering, Alarm bagi Pesisir Indonesia

Laju kerusakan mangrove di Indonesia mencapai sekitar 52 ribu hektare per tahun.

Red: Edwin Dwi Putranto

Kondisi sejumlah pohon mangrove yang mengering di Jalan Madusila, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Rabu (29/7/2026). Mangrove memiliki peran penting melindungi kawasan pesisir dari abrasi, meredam gelombang, serta menjadi habitat berbagai jenis biota laut. (FOTO : ANTARA FOTO/Andry Denisah)

Kementerian Kelautan dan Perikanan mencatat laju kerusakan mangrove di Indonesia mencapai sekitar 52 ribu hektare per tahun, sehingga diperlukan upaya konservasi yang berkelanjutan. (FOTO : ANTARA FOTO/Andry Denisah)

Berdasarkan data KKP, sekitar 19,26 persen ekosistem mangrove di Indonesia saat ini berada dalam kondisi kritis sehingga membutuhkan rehabilitasi dan perlindungan untuk menjaga keseimbangan lingkungan pesisir. (FOTO : ANTARA FOTO/Andry Denisah)

inline

REPUBLIKA.CO.ID, KENDARI -- Sejumlah pohon mangrove di kawasan pesisir Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, tampak mengering di tengah ancaman degradasi ekosistem pesisir. Kondisi tersebut menjadi pengingat pentingnya upaya konservasi mangrove, mengingat Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mencatat laju kerusakan mangrove di Indonesia mencapai sekitar 52 ribu hektare per tahun, sementara sekitar 19,26 persen ekosistem mangrove nasional berada dalam kondisi kritis.

sumber : Antara Foto
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement