Senin 14 Sep 2026 23:55 WIB

Volume Air Waduk Gembong Pati Menyusut Drastis

Volume air Waduk Gembong Pati menyusut jadi 2,4 juta meter kubik.

Red: Edwin Dwi Putranto

Sebuah rakit terdampar di salah satu sudut Waduk Gembong yang volume airnya menyusut akibat musim kemarau di Pati, Jawa Tengah, Senin (14/9/2026). Menurut data operator Waduk Gembong, volume air waduk menyusut dari 9,5 juta meter kubik menjadi di kisaran 2,4 juta meter kubik karena musim kemarau tahun ini, namun demikian diperkirakan masih bisa memenuhi kebutuhan irigasi selama dua pekan ke depan untuk lima kecamatan di Kabupaten Pati. (FOTO : ANTARA FOTO/Nirza)

Dua nelayan mencari ikan di Waduk Gembong yang volume airnya menyusut akibat musim kemarau di Pati, Jawa Tengah, Senin (14/9/2026). Menurut data operator Waduk Gembong, volume air waduk menyusut dari 9,5 juta meter kubik menjadi di kisaran 2,4 juta meter kubik karena musim kemarau tahun ini, namun demikian diperkirakan masih bisa memenuhi kebutuhan irigasi selama dua pekan ke depan untuk lima kecamatan di Kabupaten Pati. (FOTO : ANTARA FOTO/Nirza)

Seorang warga mengamati kondisi Waduk Gembong yang volume airnya menyusut akibat musim kemarau di Pati, Jawa Tengah, Senin (14/9/2026). Menurut data operator Waduk Gembong, volume air waduk menyusut dari 9,5 juta meter kubik menjadi di kisaran 2,4 juta meter kubik karena musim kemarau tahun ini, namun demikian diperkirakan masih bisa memenuhi kebutuhan irigasi selama dua pekan ke depan untuk lima kecamatan di Kabupaten Pati. (FOTO : ANTARA FOTO/Nirza)

inline

REPUBLIKA.CO.ID, PATI -- Waduk Gembong di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, mengalami penyusutan volume air akibat musim kemarau. Kondisi tersebut terlihat dari rakit yang terdampar di salah satu sudut waduk, Senin (14/9/2026). Berdasarkan data operator Waduk Gembong, volume air yang sebelumnya mencapai sekitar 9,5 juta meter kubik kini tersisa sekitar 2,4 juta meter kubik.

Meski menyusut cukup drastis, ketersediaan air waduk diperkirakan masih mampu memenuhi kebutuhan irigasi untuk lima kecamatan di Kabupaten Pati hingga sekitar dua pekan ke depan. Kondisi ini membuat pemanfaatan sisa air waduk menjadi penting bagi aktivitas pertanian warga.

sumber : Antara Foto
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement