Selasa 25 Aug 2026 15:00 WIB

Sumur Mengering, Warga Jambi Andalkan Mata Air di Tengah Kebun Sawit

Mata air menjadi tumpuan warga untuk tetap memenuhi kebutuhan air.

Red: Edwin Dwi Putranto

Warga menampung air dari mata air di kebun kelapa sawit Desa Danau Embat, Batang Hari, Jambi, Senin (24/8/2026). Mata air tersebut menjadi sumber air alternatif bagi warga Desa Danau Embat dan Terusan setelah sumur mereka mulai mengering akibat kemarau. (FOTO : ANTARA FOTO/Wahdi Septiawan)

Warga mengambil air dari mata air yang berada di tengah perkebunan kelapa sawit Desa Danau Embat. Air tersebut dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, terutama minum dan mencuci, setelah kemarau berlangsung sekitar tiga pekan. (FOTO : ANTARA FOTO/Wahdi Septiawan)

Mata air di tengah kebun kelapa sawit menjadi harapan warga Desa Danau Embat dan Terusan untuk memenuhi kebutuhan air selama kemarau. Kondisi ini menggambarkan kesulitan warga pedesaan mendapatkan air bersih ketika sumber air seperti sumur mengalami kekeringan. (FOTO : ANTARA FOTO/Wahdi Septiawan)

inline

REPUBLIKA.CO.ID, JAMBI -- Kemarau yang berlangsung selama tiga pekan mulai menyulitkan warga Desa Danau Embat dan Terusan, Batang Hari, Jambi, mendapatkan air untuk kebutuhan sehari-hari. Sumur-sumur warga perlahan mengering, membuat mereka beralih ke mata air yang berada di tengah perkebunan kelapa sawit.

Warga mendatangi sumber air tersebut untuk menampung air yang digunakan untuk minum, mencuci, dan kebutuhan rumah tangga lainnya. Di tengah musim kemarau, mata air menjadi tumpuan warga untuk tetap memenuhi kebutuhan air ketika sumber air di sekitar permukiman mulai terbatas.

sumber : Antara Foto
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement