Warga menikmati suasana di area Sungai Jeneberang yang mengering di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Ahad (13/9/2026). Penurunan debit air saat musim kemarau membuat bagian dasar sungai yang biasanya tertutup aliran air kini dapat terlihat dan diakses warga. (FOTO : ANTARA FOTO/Arnas Padda)
Warga berfoto di area aliran Sungai Jeneberang yang mengering. Lekukan batu dan tebing yang terbentuk akibat proses erosi terlihat jelas setelah permukaan air menyusut, menjadi pemandangan yang menarik perhatian pengunjung. (FOTO : ANTARA FOTO/Arnas Padda)
Warga menikmati suasana di area aliran Sungai Jeneberang. Area tersebut dimanfaatkan sebagai destinasi wisata dadakan oleh masyarakat yang ingin menikmati suasana alam sekaligus melihat langsung perubahan bentang sungai selama musim kemarau. (FOTO : ANTARA FOTO/Arnas Padda)
inline
REPUBLIKA.CO.ID, GOWA -- Sungai Jeneberang di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, mengalami penurunan debit air di tengah musim kemarau, Ahad (13/9/2026). Bagian dasar sungai yang biasanya dipenuhi aliran air kini terlihat luas dengan hamparan bebatuan dan lekukan tebing yang terbentuk secara alami.
Kondisi tersebut menarik warga untuk datang dan menikmati suasana di area sungai yang mengering. Sebagian warga memanfaatkan kawasan itu sebagai tempat rekreasi dadakan, berjalan di antara bebatuan sekaligus mengabadikan pemandangan yang muncul akibat menyusutnya aliran Sungai Jeneberang.
sumber : Antara Foto