Foto udara memperlihatkan hamparan panel surya yang menjadi bagian dari pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) terapung Karangkates di Kabupaten Malang, Jawa Timur, Selasa (29/9/2026). Proyek pembangkit energi terbarukan tersebut kini memasuki tahap konstruksi dengan progres pembangunan mencapai 70 persen. (FOTO : ANTARA FOTO/Irfan Sumanjaya)
Sejumlah panel surya terpasang di atas permukaan Waduk Karangkates sebagai bagian dari proyek PLTS terapung. Pembangkit ini dirancang memiliki kapasitas 100 MWac atau 133 MWp dan ditargetkan mulai beroperasi pada 2026 untuk menambah pasokan listrik dari sumber energi terbarukan. (FOTO : ANTARA FOTO/Irfan Sumanjaya)
Pembangunan PLTS terapung Karangkates ditargetkan mampu menyediakan listrik setara kebutuhan sekitar 35 ribu rumah tangga. Proyek tersebut dikerjakan dengan nilai investasi sekitar 100 juta dolar AS dan menjadi bagian dari pengembangan pembangkit listrik berbasis energi surya. (FOTO : ANTARA FOTO/Irfan Sumanjaya)
inline
REPUBLIKA.CO.ID, MALANG -- Foto udara memperlihatkan proyek pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) terapung Karangkates di Kabupaten Malang, Jawa Timur, Selasa (29/9/2026). Pembangunan pembangkit energi terbarukan tersebut kini memasuki tahap konstruksi dengan progres mencapai 70 persen dan ditargetkan mulai beroperasi pada 2026.
PLTS terapung Karangkates memiliki kapasitas 100 MWac atau setara 133 MWp. Pembangkit yang dibangun dengan investasi sekitar 100 juta dolar AS tersebut diproyeksikan mampu menghasilkan listrik untuk memenuhi kebutuhan sekitar 35 ribu rumah tangga.
sumber : Antara Foto