Sabtu 03 Oct 2026 22:00 WIB

1.060 Pembatik Berkarya Bersama di Jantung Yogyakarta

Simfoni 1001 Pembatik 2026 digelar untuk memperingati Hari Batik Nasional.

Red: Edwin Dwi Putranto

Sejumlah peserta membatik saat acara Simfoni 1001 Pembatik 2026 di Jalan Malioboro, Yogyakarta, Sabtu (3/10/2026). Para peserta menuangkan kreativitas melalui goresan canting dan malam dalam kegiatan membatik bersama yang digelar untuk memperingati Hari Batik Nasional 2026. (FOTO : ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko)

Peserta dari berbagai kalangan mengikuti proses membatik dalam suasana Jalan Malioboro yang menjadi ruang terbuka bagi kegiatan budaya tersebut. Simfoni 1001 Pembatik 2026 diinisiasi Kamar Dagang dan Industri (Kadin) DIY dan diikuti sekitar 1.060 peserta, sekaligus menjadi bagian dari rangkaian menyambut HUT ke-270 Kota Yogyakarta. (FOTO : ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko)

Aktivitas membatik bersama di Malioboro tidak hanya menjadi perayaan budaya, tetapi juga mempertemukan unsur edukasi, pariwisata, ekonomi kreatif, dan pemberdayaan masyarakat. Kegiatan tersebut menjadi salah satu cara mengenalkan batik kepada masyarakat sekaligus menjaga tradisi agar tetap dekat dengan kehidupan sehari-hari. (FOTO : ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko)

inline

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA -- Sebanyak 1.060 peserta membatik bersama dalam acara Simfoni 1001 Pembatik 2026 di Jalan Malioboro, Yogyakarta, Sabtu (3/10/2026). Kegiatan yang diinisiasi Kamar Dagang dan Industri (Kadin) DIY tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Batik Nasional 2026 sekaligus menyambut HUT ke-270 Kota Yogyakarta.

Malioboro menjadi ruang pertemuan bagi masyarakat untuk mengenal dan merayakan batik melalui kegiatan bersama. Selain menjaga warisan budaya, acara tersebut juga menggabungkan unsur edukasi, pariwisata, ekonomi kreatif, dan pemberdayaan masyarakat dalam suasana khas Yogyakarta.

sumber : Antara Foto
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement