Kamis 08 Oct 2026 20:30 WIB

Dalam Tangis dan Doa, Warga Palembang Memohon Hujan

Shalat Istisqa digelar di halaman Griya Agung Palembang.

Red: Edwin Dwi Putranto

Seorang jamaah perempuan tampak meneteskan air mata saat memanjatkan doa seusai Shalat Istisqa di halaman Griya Agung Palembang, Sumatera Selatan, Kamis (8/10/2026). Jamaah mengikuti rangkaian shalat dengan khusyuk sebagai ikhtiar memohon turunnya hujan di tengah kabut asap akibat Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla). (FOTO : ANTARA FOTO/Nova Wahyudi)

Umat Islam melaksanakan Shalat Istisqa atau shalat meminta hujan di halaman Griya Agung Palembang. Di tengah udara yang masih diselimuti asap, doa menjadi ungkapan harapan agar hujan segera turun dan kondisi lingkungan kembali membaik. (FOTO : ANTARA FOTO/Nova Wahyudi)

Jamaah menengadahkan tangan dalam doa bersama setelah pelaksanaan Shalat Istisqa. Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan kembali menggelar ibadah tersebut sebagai bentuk ikhtiar spiritual menghadapi kabut asap yang berdampak di Kota Palembang dan sejumlah kabupaten di Sumatera Selatan. (FOTO : ANTARA FOTO/Nova Wahyudi)

inline

REPUBLIKA.CO.ID, PALEMBANG -- Suasana khusyuk terasa saat umat Islam memanjatkan doa usai melaksanakan Shalat Istisqa di halaman Griya Agung Palembang, Sumatera Selatan, Kamis (8/10/2026). Sejumlah jamaah tampak meneteskan air mata ketika menengadahkan tangan, memohon turunnya hujan di tengah kabut asap yang masih menyelimuti sejumlah wilayah.

Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan kembali menggelar Shalat Istisqa sebagai ikhtiar spiritual menghadapi dampak Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla). Di tengah udara yang tercemar asap, doa agar hujan segera turun menjadi harapan warga untuk mengakhiri kabut asap sekaligus membantu memadamkan titik-titik kebakaran yang masih terjadi.

sumber : Antara Foto
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement