Senin 12 Oct 2026 18:00 WIB

Pameran Hutan dan Peradaban Ajak Warga Kenali Manfaat Hutan Lewat Media Interaktif

Pameran Hutan dan Peradaban hadir di Stasiun MRT Bundaran HI.

Rep: Prayogi/ Red: Edwin Dwi Putranto

Pengunjung mengamati koleksi dalam pameran temporer Hutan dan Peradaban di Stasiun MRT Bundaran HI, Jakarta, Senin (12/10/2026). Di tengah kesibukan kawasan pusat kota, pameran ini menghadirkan ruang bagi masyarakat untuk mengenal hutan lebih dekat, tidak hanya sebagai bentang alam, tetapi juga bagian penting dari kehidupan manusia. (FOTO : Republika/Prayogi)

Beragam koleksi kehutanan ditampilkan dalam pameran temporer Hutan dan Peradaban di Stasiun MRT Bundaran HI, Jakarta. Melalui benda-benda yang dipamerkan, pengunjung diajak mengenal kekayaan hutan sekaligus memahami pemanfaatannya dalam kehidupan sehari-hari dan perjalanan kebudayaan manusia. (FOTO : Republika/Prayogi)

Pengunjung menunjukkan hasil hutan dalam pameran Hutan dan Peradaban di Stasiun MRT Bundaran HI, Jakarta. Keberagaman hayati yang diperkenalkan melalui pameran ini menjadi pengingat bahwa hutan merupakan rumah bagi berbagai makhluk hidup yang keberadaannya perlu dijaga demi keseimbangan ekosistem. (FOTO : Republika/Prayogi)

Pengunjung mengamati benda-benda yang dipamerkan dalam pameran temporer Hutan dan Peradaban. Diselenggarakan untuk menyambut Hari Museum Nasional pada 12 Oktober dan Hari Kebudayaan Nasional pada 17 Oktober, pameran ini menjadi upaya Dinas Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta untuk membawa pengetahuan museum ke ruang publik sekaligus mengajak masyarakat melihat hubungan antara hutan, kebudayaan, dan keberlanjutan kehidupan perkotaan. (FOTO : Republika/Prayogi)

Pengunjung berinteraksi dengan media digital dalam pameran temporer Hutan dan Peradaban di Stasiun MRT Bundaran HI, Jakarta. Layar sentuh dan LED interaktif menjadi sarana untuk mengenal pengetahuan kehutanan dengan cara yang lebih menarik, terutama bagi masyarakat yang ingin belajar di sela-sela aktivitas harian. (FOTO : Republika/Prayogi)

Pengunjung mengamati benda-benda yang dipamerkan dalam pameran temporer Hutan dan Peradaban di Stasiun MRT Bundaran HI, Jakarta, Senin (12/10/2026). Pameran tersebut mengajak masyarakat melihat hutan tidak hanya sebagai bagian dari ekosistem alam, tetapi juga sebagai bagian dari perjalanan kebudayaan manusia serta keberlanjutan kehidupan di perkotaan. (FOTO : Republika/Prayogi)

inline

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Di tengah kesibukan penumpang yang berlalu-lalang di Stasiun MRT Bundaran HI, Jakarta, ada ruang yang mengajak masyarakat sejenak mengenal hutan dari sudut pandang berbeda. Melalui pameran temporer Hutan dan Peradaban, pengunjung tak hanya diajak melihat beragam koleksi kehutanan, tetapi juga memahami bagaimana hutan menjadi bagian dari kehidupan manusia, kebudayaan, dan perjalanan peradaban.

Pengalaman itu dihadirkan melalui lima zona pameran yang memadukan koleksi, pengetahuan, dan teknologi interaktif. Mulai dari kayu, flora dan fauna, hingga aroma hasil hutan, setiap sudut menawarkan cara baru untuk mengenal kekayaan alam. Digelar bertepatan dengan Hari Museum Nasional pada 12 Oktober dan menjelang Hari Kebudayaan Nasional pada 17 Oktober, pameran ini membawa pengetahuan yang biasanya dijumpai di museum lebih dekat dengan masyarakat, tepat di tengah aktivitas perkotaan.

sumber : Republika
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement