Rabu 14 Oct 2026 16:30 WIB

BTPN Syariah Siapkan Buyback Saham Rp1 Triliun

Rencana buyback untuk mendukung strategi bisnis jangka panjang.

Red: Edwin Dwi Putranto

Direktur Utama PT Bank BTPN Syariah Tbk. Hadi Wibowo (kedua kanan) berbincang dengan Komisaris Utama/Independen Mulya Effendi Siregar (kedua kiri), Direktur Dewi Nuzulianti (kanan), dan Direktur & Sekretaris Perusahaan Arief Ismail berbincang seusai Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) perseroan di Jakarta, Selasa (13/10/2026). RUPSLB perseroan menyetujui rencana buyback saham senilai maksimal Rp1 triliun atau setara 10 persen dari modal ditempatkan perseroan, sebagai langkah strategis untuk menciptakan nilai jangka panjang bagi pemegang saham. (FOTO : Dok Republika)

Komisaris Utama/Independen PT Bank BTPN Syariah Tbk. Mulya Effendi Siregar (dari kanan) bersama Direktur Fachmy Achmad dan Direktur & Sekretaris Perusahaan Arief Ismail memberikan pemaparan pada saat Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) perseroan di Jakarta, Selasa (13/10/2026). RUPSLB perseroan menyetujui rencana buyback saham senilai maksimal Rp1 triliun. Persetujuan ini menjadi salah satu agenda strategis BTPN Syariah dalam mengelola saham perseroan. (FOTO : Dok Republika)

Direktur Utama PT Bank BTPN Syariah Tbk. Hadi Wibowo (kanan) berbincang dengan Komisaris Independen Dewie Pelitawati seusai Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) perseroan di Jakarta, Selasa (13/10/2026). RUPSLB perseroan menyetujui rencana buyback saham. Melalui rencana buyback tersebut, perusahaan berharap dapat memberikan nilai tambah bagi pemegang saham sekaligus mendukung strategi bisnis jangka panjang. (FOTO : Dok Republika)

inline

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Bank BTPN Syariah Tbk menyetujui rencana pembelian kembali saham (buyback) senilai maksimal Rp1 triliun dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) di Jakarta, Selasa (13/10/2026). Aksi korporasi tersebut setara dengan maksimal 10 persen dari modal ditempatkan perseroan dan ditujukan untuk menciptakan nilai jangka panjang bagi pemegang saham.

Persetujuan ini menjadi salah satu agenda strategis BTPN Syariah dalam mengelola saham perseroan. Melalui rencana buyback tersebut, perusahaan berharap dapat memberikan nilai tambah bagi pemegang saham sekaligus mendukung strategi bisnis jangka panjang.

sumber : Republika
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement