Director of the Middle East Monitor Daud Abdullah saat menjadi pembicara dalam Konferensi Internasional Media Islam (International Conference of Islamic Media-ICIM) di Jakarta, Rabu (25/5). (Republika/Rakhmawaty la'lang) (FOTO : Republika/Rakhmawaty La'lang)
Director of the Middle East Monitor Daud Abdullah (kiri) saat menjadi pembicara dalam Konferensi Internasional Media Islam ( International Conference of Islamic Media-ICIM) di Jakarta, Rabu (25/5). (Republika/Rakhmawaty la'lang) (FOTO : Republika/Rakhmawaty La'lang)
Seorang delegasi negara asing menyimak saat berlangsungnya acara Konferensi Internasional Media Islam ( International Conference of Islamic Media-ICIM) di Jakarta, Rabu (25/5). (Republika/Rakhmawaty la'lang) (FOTO : Republika/Rakhmawaty La'lang)
Wakil Dubes Palestina untuk Indonesia Tahir Hammad berbincang bersama sejumlah tamu undangan pada Konferensi Internasional Media Islam ( International Conference of Islamic Media-ICIM) di Jakarta, Rabu (25/5). (Republika/Rakhmawaty la'lang) (FOTO : Republika/Rakhmawaty La'lang)
Konferensi Internasional Media Islam ( International Conference of Islamic Media-ICIM) di Jakarta, Rabu (25/5). (Republika/Rakhmawaty la'lang) (FOTO : Republika/Rakhmawaty La'lang)
inline
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Director of the Middle East Monitor (MEMO) Daud Abdullah menjadi pembicara dalam Konferensi Internasional Media Islam (International Conference of Islamic Media-ICIM) di Jakarta, Rabu (25/5).
Acara yang belangsung pada pada 25-26 Mei 2016 ini sebagai bentuk perjuangan global bagi kemerdekaan Palestina melalui media massa.