Jumat 17 Apr 2026 11:30 WIB

Budidaya Maggot Jadi Solusi Olah Limbah Organik di Sukoharjo

SPPG Pimpinan Daerah Aisyiyah budidayakan maggot untuk atasi limbah organik.

Red: Edwin Dwi Putranto

Pekerja mengambil maggot untuk pakan ternak di dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA), Sukoharjo, Jawa Tengah, Kamis (16/4/2026). SPPG tersebut mengatasi persoalan limbah organik sisa produksi dengan membudidayakan maggot dan dimanfaatkan kembali untuk produksi pangan mandiri berkonsep homestead yaitu untuk dijual, pakan ternak dan pupuk organik untuk sayuran. (FOTO : ANTARA FOTO/Mohammad Ayudha)

Pekerja memberi ayam makanan berupa maggot hasil budi daya di dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA), Sukoharjo, Jawa Tengah, Kamis (16/4/2026). SPPG tersebut mengatasi persoalan limbah organik sisa produksi dengan membudidayakan maggot dan dimanfaatkan kembali untuk produksi pangan mandiri berkonsep homestead yaitu untuk dijual, pakan ternak dan pupuk organik untuk sayuran. (FOTO : ANTARA FOTO/Mohammad Ayudha)

Pekerja membersihkan sampah sisa makanan pada tempat budi daya maggot di dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA), Sukoharjo, Jawa Tengah, Kamis (16/4/2026). SPPG tersebut mengatasi persoalan limbah organik sisa produksi dengan membudidayakan maggot dan dimanfaatkan kembali untuk produksi pangan mandiri berkonsep homestead yaitu untuk dijual, pakan ternak dan pupuk organik untuk sayuran. (FOTO : ANTARA FOTO/Mohammad Ayudha)

inline

REPUBLIKA.CO.ID, SUKOHARJO -- Pekerja mengambil maggot untuk pakan ternak di dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA), Sukoharjo, Jawa Tengah, Kamis (16/4/2026).

SPPG tersebut mengatasi persoalan limbah organik sisa produksi dengan membudidayakan maggot dan dimanfaatkan kembali untuk produksi pangan mandiri berkonsep homestead yaitu untuk dijual, pakan ternak dan pupuk organik untuk sayuran.

sumber : Antara Foto
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement