Rabu 17 Apr 2019 01:00 WIB

Demonstrasi Gulingkan Pemimpin Arab

Sebanyak enam pemimpin Arab digulingkan lewat demonstrasi.

Red: Nur Aini
Foto: Republika
Demonstrasi Gulingkan Pemimpin Arab

REPUBLIKA.CO.ID, Pemimpin dari enam negara anggota Liga Arab lengser dari jabatannya dalam 10 tahun terakhir. Mereka digulingkan dari jabatannya setelah demonstrasi rakyat yang menghendaki reformasi. Empat pemimpin di antaranya lengser dalam fenomena yang kerap dijuluki Arab Spring pada 2011.

2011: Presiden Tunisia Zine El Abidine Ben Ali mundur setelah memerintah selama hampir 25 tahun. Dia meninggalkan takhtanya setelah demonstrasi di seluruh penjuru Tunisia.

2011: Presiden Mesir Husni Mubarak mundur dari jabatannya setelah demonstrasi pecah pada Februari. Mubarak berkuasa selama 30 tahun.

2011: Muammar Qadafi lengser dari jabatan perdana menteri Libya setelah 40 tahun memerintah. Dia tewas karena ditembak setelah ditangkap oposisi.

2011: Presiden Yaman Ali Abdullah Saleh melepaskan jabatannya setelah demonstrasi berlangsung selama tiga bulan. Enam tahun kemudian dia dibunuh oleh kelompok pemberontak Houthi.

2019: Presiden Aljazair Abdelaziz Bouteflika mengundurkan diri setelah demonstrasi berlangsung berpekan-pekan. Ia meninggalkan jabatannya setelah memerintah selama 20 tahun.

2019: Presiden Sudan Omar al-Bashir mundur setelah 30 tahun memerintah. Demonstrasi berlangsung akibat krisis yang dipicu AS memasukkan Sudan sebagai negara pendukung terorisme.

Sumber: Anadolu Agency

Pengolah data: Kamran Dikarma/Nur Aini

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement