Selasa 02 Jul 2019 19:38 WIB

Waduk Botok Mengering Akibat Musim Kemarau

Mengeringnya Waduk Botok tersebut mengancam 2.488 hektar sawah pertanian. .

Red: Mohamad Amin Madani

Waduk Mengering. Kondisi Waduk Botok yang mengering di Kedawung, Sragen, Jawa Tengah, Selasa (2/7/2019). (FOTO : Republika/ Wihdan)

Waduk Mengering. Kondisi Waduk Botok yang mengering di Kedawung, Sragen, Jawa Tengah, Selasa (2/7/2019). (FOTO : Republika/ Wihdan)

Waduk Mengering. Kondisi Waduk Botok yang mengering di Kedawung, Sragen, Jawa Tengah, Selasa (2/7/2019). (FOTO : Republika/ Wihdan)

Waduk Mengering. Lahan pertanian warga yang memanfaatkan Waduk Botok yang mengering di Kedawung, Sragen, Jawa Tengah, Selasa (2/7/2019). (FOTO : Republika/ Wihdan)

Waduk Mengering. Kondisi Waduk Botok yang mengering di Kedawung, Sragen, Jawa Tengah, Selasa (2/7/2019). (FOTO : Republika/ Wihdan)

Waduk Mengering. Kondisi Waduk Botok yang mengering di Kedawung, Sragen, Jawa Tengah, Selasa (2/7/2019). (FOTO : Republika/ Wihdan)

Waduk Mengering. Kondisi Waduk Botok yang mengering di Kedawung, Sragen, Jawa Tengah, Selasa (2/7/2019). (FOTO : Republika/ Wihdan)

inline

REPUBLIKA.CO.ID, SRAGEN -- Kondisi Waduk Botok yang mengering di Kedawung, Sragen, Jawa Tengah, Selasa (2/7/2019).

Waduk dengan luas 15 hektare itu, mulai mengering akibat musim kemarau. Akibatnya mengancam 2.488 hektar sawah pertanian di dua Kecamatan Kedawung dan Kecamatan Karangmalang yang menjadi daerah irigasi Waduk Botok.

Advertisement
Berita Terkait
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement