Apel Siaga Bencana Alam. Pasukan gabungan mengikuti Apel Kesiapsiagaan Penanganan Bencana Alam di Mako Brimob Baciro,Yogyakarta, Selasa (7/1). (FOTO : Republika/ Wihdan)
Apel Siaga Bencana Alam. Pasukan gabungan mengikuti Apel Kesiapsiagaan Penanganan Bencana Alam di Mako Brimob Baciro,Yogyakarta, Selasa (7/1). (FOTO : Republika/ Wihdan)
Apel Siaga Bencana Alam. Pasukan gabungan mengikuti Apel Kesiapsiagaan Penanganan Bencana Alam di Mako Brimob Baciro,Yogyakarta, Selasa (7/1). (FOTO : Republika/ Wihdan)
Apel Siaga Bencana Alam. Pasukan gabungan mengikuti Apel Kesiapsiagaan Penanganan Bencana Alam di Mako Brimob Baciro,Yogyakarta, Selasa (7/1). (FOTO : Republika/ Wihdan)
Apel Siaga Bencana Alam. Anggota Brimob memeriksa alat SAR saat Apel Kesiapsiagaan Penanganan Bencana Alam di Mako Brimob Baciro,Yogyakarta, Selasa (7/1). (FOTO : Republika/ Wihdan)
Apel Siaga Bencana Alam. Anggota Brimob memeriksa alat SAR saat Apel Kesiapsiagaan Penanganan Bencana Alam di Mako Brimob Baciro,Yogyakarta, Selasa (7/1). (FOTO : Republika/ Wihdan)
Apel Siaga Bencana Alam. Anggota Basarnas memeriksa kendaraan evakuasi saat Apel Kesiapsiagaan Penanganan Bencana Alam di Mako Brimob Baciro,Yogyakarta, Selasa (7/1). (FOTO : Republika/ Wihdan)
inline
REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA -- Memasuki musim penghujan di tanah air kerap diiringi dengan berbagai peristiwa bencana hidrometeorologi. Bencana yang terkait dengan perubahan cuaca dan curah hujan. Mulai dari angin ribut, banjir hingga longsor.
Untuk mengantisipasi bahaya-bahaya yang terjadi saat penghujan di area DIY digelar Apel Kesiapsiagaan Penanganan Bencana Alam di Mako Brimob Baciro,Yogyakarta, Selasa (7/1). Apel ini diikuti oleh pasukan gabungan dari TNI, Polri, BNPB, Basarnas. Berbagai sarana dan prasarana pendukung operasi SAR juga ikut dihadirkan.
sumber : Republika